REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional kembali akan mengusung calon untuk Pilkada serentak di Kota Surabaya.
Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur Soekarwo menyebut bahwa kedua partai sepakat mengusung pasangan Rasiyo dan Abror.
"Ya kita calonkan Pak Rasiyo dan Pak Abror untuk pemilihan walikota. Saya berkeyakinan mereka tarungnya bagus," ucap Soekarwo di Istana Bogor, Selasa (11/8).
Rasiyo, Soekarwo menuturkan, adalah mantan sekretaris daerah Provinsi Jawa Timur yang menggantikan posisinya. Rasiyo juga disebut aktif di dunia pendidikan. Adapun Abror adalah Ketua Harina Komite Nasional Olahraga Indonesia.
Dengan kredibilitas yang dimiliki Rasiyo-Abror itu, Soekarwo meyakini, pasangan calon yang diusung partainya mampu bersaing ketat melawan Risma-Wisnu, calon petahana yang diusung PDIP tersebut.
Sebab, kata dia, Rasiyo-Abror satu level dengan Risma-Wisnu, yang disebut-sebut sebagai calon kuat untuk pemilihan walikota Surabaya tahun ini.
"Jauh selevel, Pak Rasiyo kan memang kredibilitasnya bagus," kata gubernur Jawa Timur tersebut.
Pendaftaran Rasiyo-Abror sendiri, menurut Soekarwo, akan dilakukan pada siang ini. Seperti diketahui, hari ini merupakan hari terakhir pendaftaran calon kepala daerah untuk Pilkada serentak pada Desember 2015. Daerah yang masih memiliki calon tunggal akan ditunda Pilkadanya hingga 2017.




