Senin 13 Jul 2015 15:41 WIB

Realisasi Investasi di NTB Triwulan II Capai Rp 3 Triliun

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Satya Festiani
 Pulau Gili Trawangan, Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Foto: zul15.student.umm.ac.id
Pulau Gili Trawangan, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (BKPM-PT) Provinsi Nusa Tenggara Barat melansir realisasi investasi hingga triwulan kedua telah mencapai Rp 3 Triliun Lebih. Dimana, sektor pariwisata menjadi salah satu pendukung investasi di NTB.

"Dari target Rp 7,5 triliun pada tahun 2015. Sementara, pihak BKPM pusat menargetkan di NTB Rp 6 Triliun. Total sudah ada Rp 3 triliun lebih realisasi investasi," ujar Kepala BKPM-PT, Ridwansyah kepada wartawan di Kota Mataram, Senin (13/7).

Menurutnya, pencapaian realisasi sebesar Rp 3 triliun tersebut bersumber dari investasi Penanaman Modal Asing (PMA) serta Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) periode Januari hingga Februari.

Ia menuturkan, sektor yang mendominasi dalam hal investasi yaitu pariwisata mencapai Rp 720 miliar serta diikuti sektor-sektor pembangunan lainnya. Sementara, kabupaten dengan realisasi investasi yang besar adalah Lombok Tengah.

"Kabupaten yang paling besar realisasi investasi, khusus PMDN adalah kabupaten Lombok Tengah, sebesar Rp 76 Miliar lebih," ungkapnya.

Sementara itu, Ridwansyah mengatakan investasi PMA di Kabupaten Sumbawa Barat sebesar Rp 186 miliar lebih. Selain itu, jumlah proyek terbanyak berada di kabupaten Lombok Utara sebanyak 176 Perusahaan.

Tidak hanya itu, jumlah proyek di Kabupaten Lombok Barat sebanyak 169 perusahaan dan Lombok Tengah mencapai 119 perusahaan. "Kami terus menggenjot investasi di wilayah NTB," ungkapnya.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement