REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pemprov Jawa Barat merumuskan berbagai langkah untuk menghadapi gawat darurat narkoba. Salah satunya, dengan menyiapkan seluruh dinas terkait.
"Kami telah menggelar rapat untuk mengambil langkah dan kesiapan kita (kedinasan) dalam menghadapi gawat darurat narkoba," ujar Kepala Dinas Kesehatan Jabar, Alma Lucyati kepada wartawan, Selasa (7/7).
Menurut Alma, dalam rapat tersebut juga dibahas soal rumah sakit jejaring. Semua dinas terkait, harus dikumpulkan agar bisa diketahui langkah ke depannya. Sekarang ini, kata Alma, hampir semua dinas bekerja sendiri. Misalnya, Dinkes Jabar yang memiliki data sendiri. Begitu juga dengan Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial.
"Semua dikumpulkan, Karena nantinya ini menjadi rencana besar, makanya Bappeda juga masuk di dalamnya," katanya.
Jika sudah bersinergi, kata dia, maka nantinya bisa tertata seperti menyusun puzzle dalam pemberantasan narkoba. "Jadi dari setiap dinas juga tidak saling over lapping," katanya.