REPUBLIKA.CO.ID, KUPANG -- Wali Kota Kupang, Jonas Salean mengatakan selama bulan puasa, warung-warung makanan di Kota Kupang akan tetap dibuka dengan syarat. Pemilik warung diwajibkan memasang tirai penutup sebagai bentuk menghargai umat Islam.
"Nanti kita akan meminta pemilik warung dan tempat-tempat makan di pinggir jalan untuk memasang penutup seperti tirai agar tidak mengganggu saudara-saudari kita umat Islam yang berpuasa," kata Wali Kota di Kupang, Rabu (17/6).
Ia menjelaskan, pemerintah kota sendiri tidak akan melarang para penjual makanan untuk menjajakan dagangannya. Dia mengharapkan, walaupun mayoritas Kupang lebih didominasi oleh umat Nasrani, namun keharmonisan dan saling menghormati antaragama harus terus terjalin dengan cara melakukan hal-hal kecil seperti menghargai masa puasa dari umat Muslim.
"Mari kita jaga bersama keharmonisan dan toleransi antarumat beragama di Kupang ini sehingga dapat berjalan dengan baik. Kita harus menghormati saudara-saudara kita yang sedang melakukan ibadah," tuturnya.
Sementara itu terkait imbauan dari Wakil Presiden RI tentang pengeras suara Masjid, ia mengatakan, pihaknya hanya mengikuti mekanisme yang berjalan. Lagi pula menurut dia, selama ini tidak terjadi permasalahan terkait penyiaran kaset pengajian melalui pengeras suara tersebut.
"Kita serahkan saja kepada umat serta imam-imam di masjid untuk menanggapi hal tersebut, sebab sejauh ini belum pernah terjadi masalah akibat sering mendengar umat Islam memutar kaset pengajian dengan menggunakan pengeras suara," tambahnya.