Jumat 01 May 2015 14:53 WIB

Ridwan Kamil dan Sanksi Push Up Sebanyak Usai KAA

Rep: C01/ Red: Ilham
Ridwan Kamil
Foto: ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf
Ridwan Kamil

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Dua pelaku yang menginjak bangku taman yang merupakan fasilitas umum Kota Bandung, Fadil dan Kusnadi telah mengakui kesalahannya secara langsung kepada Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. Ridwan memberikan tiga macam hukuman kepada kedua pelaku penginjakkan bangku taman tersebut.

"Pelajaran buat warga Bandung ya. Jadi, cintai kota ini dengan solusi dan aksi," ujar Ridwan di Pendopo Bandung, Jumat (1/5).

Fadil dan Kusnadi telah memperlakukan fasilitas umum dengan tidak semestinya. Hukuman pertama ialah push up 60 kali sesuai dengan usia Konferensi Asia Afrika. Hikuman kedua yang diberikan Ridwan ialah memngepel trotoar sepanjang Jalan Braga Panjang dan Braga Pendek. Terakhir, kedua pelaku dihukum untuk memposting tulisan ataupun foto tentang kecintaannya kepada Kota Bandung selama 30 hari penuh, dimulai pada Senin depan.

Fadil menyatakan, aksinya menginjak bangku taman terjadi beberapa hari sebelum puncak peringatan KAA pada 24 April lalu. Fadil kemudian melihat aksinya terpublikasi di muka umum, ia tidak berniat untuk lari. Fadil mengaku mendapatkan cukup banyak kecaman melalui media sosial miliknya. Di sisi lain, keberaniannya untuk meminta maaf dan bertanggung jawab juga membuatnya mendapatkan dukungan dari dunia maya.

"Itu kejadian spontan untuk ambil foto," ujar Fadil salah satu pelaku yang berprofesi sebagai musisi di Kota Bandung, Jumat (1/5).

Hal serupa juga dikemukakan oleh Kusnadi yang berprofesi sebagai fotografer. Kusnadi tak sengaja menaiki bangku untuk mendapatkan angle foto yang baik saat penyelenggaraan Asian African Carnival. Akan tetapi, Kusnadi mengaku tidak sampai merusak bangku dan sudah ditegur oleh relawan KAA saat kejadian berlangsung.

Baik Fadil dan Kusnadi menerima ketiga hukuman tersebut dengan terbuka. Keduanya langsung melakukan push up 69 kali secara bergantian di hadapan Ridwan. Selain itu, usai waktu shalat Jumat, keduanya direncanakan akan mengepel Jalan Braga Panjang dan Jalan Braga pendek dibantu dengan relawan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement