Sabtu 11 Apr 2015 19:38 WIB

Gubernur NTB Minta Jokowi Bantu Pengembangan Samota

Gubernur NTB, Dr. K.H. TGH. M Zainul Majdi, M.A
Foto: ROL/Fian Firatmaja
Gubernur NTB, Dr. K.H. TGH. M Zainul Majdi, M.A

REPUBLIKA.CO.ID,MATARAM--Gubernur Nusa Tenggara Barat TGH M Zainul Majdi meminta Presiden Joko Widodo membantu mengembangkan kawasan Teluk Saleh, Pulau Moyo dan Tambora (Samota) yang bernilai strategis bagi pembangunan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

"Kami berharap Presiden bisa membantu NTB dalam mengembangkan kawasan Samota," kata Zainul Majdi kepada Presiden Joko Widodo dalam puncak perayaan Tambora Menyapa Dunia di padang savana Doro Ncanga, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Sabtu.

Menurut dia, berdasarkan hasil penelitian, potensi Samota mencapai Rp 11 triliun dalam setahun antara lain dari sektor perikanan kelautan, pariwisata Pulau Moyo, dan peternakan di kaki Gunung Tambora.

Terutama, kata Gubernur, Presiden dapat membantu membangun akses perhubungan laut, yang akan menjadikan produksi pertanian, peternakan, perikanan dan kelautan Samota terhubung dengan pusat-pusat bisnis.

Gubernur menambahkan, budi daya jagung Dompu adalah contoh sukses penanaman komoditas itu di Indonesia. Namun demikian, masyarakat Dompu dihadapkan pada persoalan harga yang anjlok pada saat musim panen.

Dia memita negara hadir, tatkala harga jagung anjlok. NTB mengharapkan agar pemerintah bisa menerbitkan harga pembelian pemerintah khusus jagung, yang bisa menjadi acuan di pasaran.

"Satu hektare di Dompu mampu menghasilkan delapan ton jagung. Jika harga jagung tetap stabil di angka Rp2.500 per kilogram, maka itu akan turut menjaga tingkat kesejahteraan masyarakat setempat," kata Gubernur.

Sementara itu Bupati Kabupaten Dompu Bambang M Yasin menyampaikan keberhasilan Dompu mengembangkan tanaman jagung.

Dalam setahun, katanya, perputaran uang pada sekali musim tanam mencapai Rp1 triliun. Jagung juga telah menjadikan kesejahteraan masyarakat Dompu kian baik.

Saat ini, angka kemiskinan di Dompu pun tersisa 14 persen. Sementara tingkat daya beli masyarakatnya di urutan dua setelah Mataram.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement