REPUBLIKA.CO.ID, CIANJUR, – Satuan Lalulintas Polres Cianjur, Jawa Barat, mengimbau para pemudik yang melintasi jalur utama Cianjur untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di titik rawan kecelakaan selama musim mudik dan arus balik Lebaran. Kasatlantas Polres Cianjur AKP Aang Andi Suhandi menyatakan bahwa pihaknya telah memetakan sejumlah titik rawan kecelakaan atau black spot di wilayah tersebut.
AKP Aang Andi Suhandi menjelaskan bahwa titik-titik black spot tersebut meliputi Jalur Puncak-Cugenang, Jalan Raya Bandung-Cianjur, dan Karangtengah-Cianjur. Di Jalur Puncak-Cugenang, kawasan Tapal Kuda menjadi perhatian khusus. Sementara itu, di Jalan Raya Bandung-Cianjur, wilayah dari Rajamandala hingga Cipeuyeum diidentifikasi sebagai area rawan.
Sejumlah titik rawan kecelakaan ini telah terdata berdasarkan evaluasi Korlantas Polri, yang menunjukkan adanya radius 100 meter yang menjadi berbahaya. Jalanan lurus panjang yang minim Penerangan Jalan Umum menjadi salah satu faktor penyebab, sehingga pihak berwenang berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menambah sarana prasarana penunjang.
Pihak kepolisian juga mengimbau pemudik untuk melakukan pemeriksaan kendaraan sebelum berangkat dan mematuhi aturan lalu lintas. Pemudik dianjurkan beristirahat di 23 pos pelayanan dan pengamanan yang tersebar di sepanjang jalur mudik Cianjur.
Selain itu, kepolisian bekerja sama dengan sejumlah pengelola masjid yang dapat dijadikan tempat istirahat bagi pemudik, salah satunya adalah Masjid Besar Darussalam di Kecamatan Karangtengah.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.