REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kini, Masyarakat yang hendak berpergian menggunakan kereta api di Stasiun Juanda, kini dapat menikmati sebuah ruang edukasi berisi sejarah kecil perkeretaapian. Ruang tersebut bernama Galeri Juanda Station Arcade, sebuah galeri berisikan foto-foto tentang sejarah kecil perkeretaapian.
Ruang tersebut berada di lantai dasar atau tepatnya di deretan ruang sewa di belakang loket pembelian tiket kereta. Penumpang yang hendak berpergian akan menjumpainya di sebelah kanan, sedangkan, bagi para penumpang yang turun di Stasiun Juanda akan menumpainya di sebelah kiri.
Di depan, para pengunjung akan disambut oleh lima meja berbentuk kubus berwarna putih yang di atasnya terdapat foto stasiun-stasiun kereta api masa kini di Jakarta. Stasiun-stasiun tersebut adalah Stasiun Tanjung Priuk, Stasiun Jakarta Kota, Stasiun Pasar Senen, Stasiun Manggarai dan Stasiun Jatinegara.
Di atas masing-masing meja tersebut juga terdapat sejumlah bingkai menggantung yang berisikan foto-foto stasiun kereta api. Uniknya, foto-foto tersebut adalah foto stasiun yang sama, tapi dengan masa yang berbeda. Jadi pengunjung bisa membedakan bagaimana perbedaan stasiun di jaman dulu dan jaman sekarang.
Masuk ke sebelah kiri galeri, terdapat sebuah gambar besar berisikan foto sebuah kereta lama. Kereta tersebut adalah kereta lokomotif listrik ESS 3230. Di atas foto kereta tersebut terdapat pesan kepada para pengunjung berbentuk tulisan besar yang berbunyi 'Save Our Heritage'.
Di depan gambar lokomotif listrik ESS 3230 terdapat tiga buah papan putih dengan tinggi sekitar dua meter yang berisikan foto-foto di dua sisinya. Papan yang pertama berisi foto-foto kereta listrik dari masa ke masa yaitu dari tahun 1930, 1970, 2011 dan 2014 beserta penjelasan singkatnya.
Salah seorang penumpang kereta yang datang ke galeri, Danu (28) mengaku baru sekali melihat Galeri Juanda Station Arcade. Menurutnya, pembuatan galeri tersebut sangat bermanfaat untuk edukasi para penumpang tentang perkeretaapian. "Ini bagus ini buat nambah pengetahuan penumpang kan," kata dia.
Pengunjung lain, Anissa(18), juga mengaku baru sekali datang ke galeri. Selama ini, Anissa yang sering ke Stasiun Juanda tidak menyadari dan mengira galeri tersebut adalah kantor. "Baru sadar emang kalo ini galeri foto, kirain mah kantor," jelasnya.
Hadirnya Galeri Juanda Station Arcade di Stasiun Juanda, Jakarta Pusat, diharapkan bisa menjadi edukasi tentang sejarah perkeretaapian bagi masyarakat khususnya para penumpang kereta api. Setidaknya, para penumpang bisa melihat bagaimana perkembangan stasiun dari masa ke masa.