Sabtu 14 Mar 2015 19:08 WIB

Padang Sabet Gelar Kota Langit Biru

Jam Gadang.
Foto: Republika/Subarkah
Jam Gadang.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), berhasil meraih penghargaan Kota Langit Biru 2014 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

"Penghargaan itu berdasarkan penilaian kualitas udara bersih yang ada di kota-kota besar di seluruh Indonesia. Kota Padang meraih penghargaan kategori kota langit biru," kata Wakil Wali Kota Padang, Emzalmi, Sabtu (14/3).

Ia mengatakan, dengan mendapat gelar tersebut, Kota Padang mendapatkan satu unit sepeda listrik dari Menteri LHK Siti Nurbaya yang diserahkan beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan, diperolehnya penghargaan tersebut melalui proses yang cukup panjang. Sebanyak 45 kota di Indonesia dinilai Tim Kementerian LHK yang dilakukan pada Juli hingga Agustus 2014 lalu. Sejumlah aspek pun dinilai, hingga akhirnya Kota Padang juga berhak memboyong penghargaan tersebut.

"Keberhasilan meraih penghargaan ini tidak terlepas dari kerjasama dan koordinasi yang baik dari seluruh pihak termasuk masyarakat dalam mendukung program-program yang terkait dengan upaya pengendalian pencemaran udara," katanya.

Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Kota Padang, Edi Hasymi menambahkan, hasil penilaian Kementrian LHK itu akan berkontribusi dalam mendukung penilaian Adipura nantinya.

"Menjaga kualitas udara melalui kegiatan dan upaya-upaya yang terus menerus serta membudaya tidak hanya akan mendatangkan penghargaan, tetapi juga menjadi wujud nyata baiknya kualitas lingkungan hidup di Kota Padang," katanya.

Edi Hasymi menyebutkan program Langit Biru 2014 yang dilakukan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ini merupakan program aksi pengendalian pencemaran udara melalui impelmentasi kegiatan secara terpadu.

"Sejak beberapa tahun lalu Kementerian Lingkungan Hidup telah melaksanakan kegiatan Evaluasi Kualitas Udara Perkotaan yang bertujuan untuk mendorong peningkatan kualitas udara perkotaan dari pencemaran udara yang bersumber dari kendaraan bermotor melalui penerapan transportasi berkelanjutan," katanya.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement