Jumat 19 Dec 2014 15:44 WIB

Jadwal KRL di Bekasi Kembali Ditambah

Rep: C79/ Red: Winda Destiana Putri
KA Commuterline
Foto: Antara
KA Commuterline

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Jadwal pemberangkatan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuterline di wilayah Bekasi kembali dilakukan penambahan. Hal itu disampaikan langsung Kepala Stasiun Bekasi, Teguh Budiono.

Teguh mengungkapkan, setelah sebelumnya Stasiun Kota Bekasi sempat mengalami penambahan jadwal dari 51 menjadi 58 keberangkatan KRL pada Juni lalu. Maka, mulai pertengahan Desember ini sudah ditambahkan lima jadwal lagi sehingga total ada 63 keberangkatan per harinya

"Kami melakukan penambahan ini untuk semakin meningkatkan pelayanan Commuterline kepada para penumpang. Total 63 jadwal keberangkatan sudah tersedia untuk semua pengguna KRL," ujar Teguh saat dimintai keterangan, Jumat (19/12).

Penambahan jadwal ini, dilakukan karena pengguna jasa Commuterline semakin meningkat setiap harinya. Terutama, setelah pemerintahan baru di bawah kekuasaan Jokowi menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada pertengahan November lalu.

Berdasarkan data yang terkumpul, jumlah penumpang yang terdata dalam gerbang masuk (gate in) saat ini mencapai 33 ribu per hari. Jumlah ini meningkat tiga persen dari total semula yang hanya mencapai 30 ribu pengunjung sebelum harga BBM dinaikkan.

"Volume penumpang paling banyak terjadi mulai pukul 07.00 sampai 10.00 WIB. Penambahan jadwal di jam-jam sibuk ini adalah salah satu cara untuk meningkatkan daya angkut penumpang," kata Teguh menambahkan.

Menanggapi penambahan jadwal ini, salah satu pengguna jasa Commuterline, Erik mengaku senang karena menurutnya kebijakan tersebut bisa mengurangi kepadatan penumpang setiap harinya. Terutama saat pagi dan sore hari yang merupakan waktu pergi dan pulang kantor.

Meskipun begitu, laki-laki yang berprofesi sebagai karyawan salah satu perusahaan swasta di Jakarta itu berharap penambahan jadwal ini diikuti oleh ketepatan waktu tiba dan keberangkatan KRL.

"Penambahan jadwal ini bisa menjadi solusi bagi kami yang menggunakan jasa KRL setiap harinya. Namun, sebaiknya hal itu juga diikuti dengan ketepatan waktu tiba dan berangkat kereta yang sering mengalami keterlambatan," pungkas Erik.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement