Sabtu 06 Dec 2014 11:06 WIB

Mafia Migas Sangat Sistemik?

Rep: c81/ Red: Taufik Rachman
Ekplorasi migas
Ekplorasi migas

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA - Tim Reformasi Tata Kelola Migas Fahmi Radi mengungkapkan, bahwa mafia migas di Indonesia sangat sistemik dan terstruktur. Atas dasar itu, Fahmi mengatakan akan sulit mengungkap keberadaan mafia migas di Indonesia.

"Kita bisa merasakan mafia migas sudah puluhan tahun atau bahkan lebih, karena sangat sistemik, dan tanpa bentuk, oleh karena itu sepertinya akan kesulitan untuk menangkap mafia migas ini," kata Fahmi saat diskusi di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (6/12).

Fahmi menilai, Mafia migas di Indonesia beragam mulai dari individu atau gerombolan, yang memburu rente atau proyek-proyek. "Mereka itu mulai dari memanfaatkan kedekatan dan atau jaringan yang mereka miliki," ungkapnya.

Selain itu, keberadaan mafia-mafia tersebut, lanjut Fahmi berada di banyak lembaga, baik itu pengusaha ataupun di Badan Usaha Milik Negara (BUMN). "Ada banyak anomali, yang menunjukan mafia-mafia migas tersebut," katanya.

Meski terlihat sulit, Fahmi optimis mampu memberantas mafia migas yang selama ini menggerogoti kekayaan migas Indonesia. "Rubi ditangkap membuktikan ada mafia tadi, selain itu ditangkapnya ketua DPRD di bangkalan membuktikan mafia migas ada sampai di daerah," ungkapnya.

Oleh karena itu, Fahmi menngatakan, tim reformasi tata kelola migas ini akan memprioritaskan untuk memperbaiki celah-celah yang digunakan para mafia untuk masuk. "Pertama kita memprioritaskan analisis eksisting, dimana letak bolongnya, mencari pintu masuk mafia," katanya.

"Terus jika sudah dianalisis, selanjutnya kita akan melakukan tata kelola agar  lebih baik lagi. Jadi analisis tadi itulah yang akann menjadi dasar tata kelola migas di Indonesia," katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement