REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengatakan, ekspektasi publik terhadap pelayanan dasar, termasuk pendidikan sangat tinggi. Makanya ekspektasi yang tinggi ini harus dikelola dengan baik.
"Jika ekspektasi tinggi maka kepuasan jauh lebih menantang. Sedangkan kalau ekspektasi rendah maka kepuasan mudah diperoleh," kata Anies di Jakarta, Kamis, (30/10).
Tingginya ekspektasi ini, ujar Anies, terlihat dari banyaknya sms dan telpon yang masuk pada handphonenya. "Dalam satu hari kemarin, saya mendapatkan 260 telpon dan sms sebanyak 3200 sms,"ujarnya.
SMS tersebut, kata Anies, rata-rata isinya soal Kurikulum 2013. Namun ada juga yang mengucapkan selamat.
Sejumlah sms yang diterima Anies antara lain, Kurikulum 2013 mohon diubah karena tidak cocok bagi daerah pedalaman. Sms yang lain berisi, permintaan untuk peninjauan kembali Kurikulum 2013, apakah Kemendibud mau memperbaiki Kurikulum 2013.
"Ini semua harapan publik yang harus ditampung. Kami akan lihat dulu bagaimana Kurikulum 2013, harus dibicarakan dulu dengan jajaran dirjen di Kemendikbud," kata Anies.