Selasa 21 Oct 2014 13:53 WIB

Jokowi Luwes, Pegawai Istana Masih Kaku

Rep: Halimatus Sa'diyah/ Red: Mansyur Faqih
Joko Widodo (Presiden RI)
Joko Widodo (Presiden RI)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Istana Negara masih terasa eksklusif. Padahal, saat ini istana telah dipimpin oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), presiden yang dikenal luwes. 

Jokowi juga bahkan berencana menyediakan waktu khusus bagi masyarakat yang ingin berkunjung ke Istana. Namun, keinginan Jokowi itu nampaknya belum sejalan dengan para pegawai di Istana. Mereka masih terbiasa dengan pola kerja lama yang kaku.

Sejumlah awak media yang ingin meliput kegiatan Jokowi pada hari pertamanya bekerja di Istana tak diizinkan masuk. Salah satu pegawai di biro pers kepresiden beralasan, presiden sudah tak memiliki kegiatan lain, selain rapat dan pertemuan tertutup. 

Padahal, wartawan sudah membawa surat pengantar khusus dari kantor masing-masing agar diizinkan meliput kegiatan presiden. Sebagai simbol negara, Istana memang menerapkan protokoler yang ketat. Hal itu kemudian membuat Istana terkesan angker dan tak tersentuh.

Namun, sejak Jokowi dinyatakan sebagai presiden terpilih, banyak masyarakat berharap Istana tak sekaku dulu. Sebab, Jokowi memiliki gaya yang cair, sangat berbeda dengan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Jokowi pernah berjanji tak akan membuat dirinya eksklusif meski sudah jadi presiden. Janji itu sudah dibuktikan mantan gubernur DKI Jakarta tersebut sejak semalam. Ia masih bersedia diwawancara secara informal.

Padahal, sebelumnya tak ada tradisi wawancara informal dengan presiden. Presiden hanya mau memberikan pernyataan dalam konferensi pers.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement