REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Emron Pangkapi mengatakan, pembagian posisi dalam alat kelengkapan dewan dan komisi sudah diputuskan dengan partai Koalisi Merah Putih (KMP) sebelum PPP memutuskan bergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat.
"Mengalir saja di DPR. Kalau mereka konsisten ya silahkan, karena itu sudah disepakati jauh-jauh hari," kata Emron kepada Republika, Kamis (9/10).
Ia mengatakan, sudah ada skenario yang dilakukan oleh PPP selama lima musim bersama KMP. Musim pertama, katanya, saat pemilihan presiden. Kedua, dalam memenangkan UU MD3. Ketiga, terkait UU Pilkada dan kebersamaan dalam menetapkan Tatib MPR dan DPR. Kelima, saat PPP ikut dalam paket pimpinan DPR dari KMP.
Saat pemilihan pimpinan MPR, ia mengatakan, PPP sudah merasa cukup dipermalukan dalam paket pimpinan MPR yang tidak dilibatkan dalam KMP. Karena itu, PPP menurutnya memutuskan untuk bergabung dengan KIH.