REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Wakil Sekjen Golkar, Lalu Mara Satria Wangsa, mengimbau semua pihak untuk saling menghormati satu dengan lainnya. Baik koalisi Indonesia Hebat (KIH) maupun koalisi merah putih (KMP), harus sama – sama saling mengapresiasi, karena sudah bersaing dengan fair.
Dia menyatakan saat ini proses politik di Senayan, dalam hal penentuan komposisi pimpinan di DPR dan MPR, berakhir sudah.
"Saatnya semua pihak untuk mengingat dan melaksanakan warisan kearifan nenek moyang kita, nglurug tanpa bala, menang tanpa ngasorake. maju perang tanpa pasukan, dan menang tanpa merendahkan," ungkap Lalu Mara, kepada Republika, Rabu (8/10)
Sekarang, saatnya DPR dan MPR bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing. Fungsi yang dimiliki DPR berupa legislasi haruslah diarahkan untuk pro rakyat. Pengawasan pemerintah akan banyak diperankan DPR untuk mendorong jalannya program – program pemerintah yang lebih menyejahterakan.
Untuk KMP sendiri, khususnya Golkar, akan memainkan peranan sebagai penyeimbang. Artinya, akan menyikapi pemerintahan secara obyektif. Kalau program pemerintah positif maka akan diapresiasi. Sebaliknya, jika program pemerintah mengandung mudharat, maka akan dikritisi dengan bijak.
"Intinya, bekerjalah sesuai Tupoksi untuk membawa Indonesia yang lebih baik, lebih sejahtera sekaligus menjaga keutuhan NKRI," demikian Lalu Mara.




