REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Pusat perbelanjaan di Kota Depok Jawa Barat memperketat keamanan seiring dengan semakin bertambahnya jumlah pengunjung untuk membeli kebutuhan lebaran.
"Penambahan personil keamanan ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada konsumen untuk berbelanja," kata Human Resources and General Affair ITC Depok, Katarina Dwi Yanto di Depok, Kamis (24/7).
Ia mengatakan pihaknya saat ini telah meningkatkan personel keamanan di setiap sudut dan juga pintu-pintu utama keluar masuk pusat perdagangan tersebut.
"Sebelumnya petugas keamanan kami mencapai 82 orang. Kemudian kami tambah 15 tambahan personel keamanan. Selain itu juga ditambah petugas keamanan dari Polresta Depok dan Polsek sebanyak 5 personel," ujarnya.
Menurut dia petugas keamanan ITC siap-siap berjaga selama 24 jam. Saling bergantian tugasnya. Mereka ditempatkan hampir di seluruh penjuru gedung ITC. Seperti berjaga di depan pintu masuk pusat perdagangan tersebut.
Tak hanya itu, lanjut Katarina, pihaknya juga meminta bantuan kepada petugas lantas Polresta Depok untuk mengurai kemacetan di depan ITC.
"Petugas lalu lintas itu rutin mengurai kemacetan di depan ITC. Kalau sekarang memang intensitas kendaraan semakin padat," jelasnya.
Pada malam takbiran nanti, pihaknya memprediksi ada peningkatan jumlah pengunjung. "Peningkatannya mencapai 200 persen. Biasanya kalau takbiran Carrefour adakan mide night sale hingga pukul 12 malam.
Beberapa tenant juga menggelar diskon," ungkapnya.
Lebih lanjut Katarina mengatakan dalam Ramadhan bekerjasama dengan Dewan Kemakmuran Masjid Al Barkah ITC mengucurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk memberikan santunan kepada ratusan anak yatim di Kota Depok.
"Setiap tahunnya sejak 2006 selalu memberi santunan kepada anak-anak yatim yang ada di Depok," katanya.
Menurut dia, jumlah penerima santunan anak yatim pada tahun ini merupakan yang terbanyak dari tahun sebelumnya. "Tahun ini kami memberikan santunan kepada 320 anak. Tahun sebelumnya kami kurang dari 300. Jadi, setiap tahunya memang selalu bertambah,? katanya.
Dana santunan didapat dari infak para tenant ITC dan sedekah warga yang dikelola pihak DKM. "Jumlah uang yang disalurkan tahun ini totalnya sebesar Rp 125 juta. Ini baru DKM saja, belum dari donatur lain dan pengelola ITC,"katanya.