Senin 17 Feb 2014 08:39 WIB

Warga Hanyut di Pantai Kebumen

Rep: eko widiyanto/ Red: Muhammad Hafil
Laut (ilustrasi)
Foto: Antara/Dedhez Anggara
Laut (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, KEBUMEN --  Seorang remaja warga Desa Purwasaba Kecamatan Mandiraja Kabupaten Banjarnegara, dilaporkan hilang digulung ombak Pantai Suwuk Kecamatan Puring Kabupaten Kebumen, Ahad (16/2) sore. Korban hanyut saat sedang berenang bersama 9 orang rekannya yang berwisata di pantai itu.

''Kami baru menerima laporan tersebut pada Ahad malam. Karena hari sudah gelap, kami baru akan mulai melakukan pencarian pada Senin (17/2) ini,'' jelas Koordinator Pos SAR Cilacap, Tri Joko Priyono.

Berdasarkan laporan yang dia terima, hanyutnya korban di Pantai Suwuk, terjadi sekitar pukul 15.15 WIB. Awalnya, korban bersama 9 orang temannya yang sedang piknik di pantai itu, hanya sekedar bermain di pinggir pantau.

Namun menjelang sore, tujuh orang di antaranya memutuskan untuk berenang di pantai itu. ''Saat sedang bermain air itulah, korban berenang terlalu jauh dari garis pantai. Padahal saat itu, kondisi gelombang laut di pantai sedang tinggi,'' jelasnya.

Ketika satu gelombang tinggi datang, korban tidak mampu menahan arus laut dan membawanya makin menjauh dari pantai. ''Delapan rekannya yang menyaksiakan kejadian itu, tidak bisa berbuat apa-apa karena tidak mungkin melakukan pertolongan. Mereka kemduain melaporkan kejadian itu pada beberapa nelayan dan anggota tim SAR, Solikhin, yang kebetulan sedang melakukan penjagaan di Pantai Suwuk,'' katanya.

Namun beberapa nelayan dan tim SAR yang melakukan pencarian setelah mendapat laporan itu, tidak berhasil menemukan tubuh korban. Pancerian sore itu, akhirnya dihentikan menjelang Maghrib karena kondisi sudah mulai gelap.

''Pagi ini kita akan menurunkan 10 anggota penolong untuk melakukan pencarian dengan menyusuri perairan pantai,'' jelas Trijoko. Selain itu, tim SAR juga meminta bantuan warga sekitar lokasi untuk menyusuri daratan pantai karena mungkin saja tubuh korban sudah terdampar di salah satu daratan pantai. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement