Sabtu 25 Jan 2014 14:36 WIB

Lima Titik Banjir di Jakarta Sudah Surut

  Warga menyelamatkan barang-barangnya ketika melintasi banjir yang merendam kawasan Kampung Pulo, Jakarta, Ahad (12/1).   (Republika/Yasin Habibi)
Warga menyelamatkan barang-barangnya ketika melintasi banjir yang merendam kawasan Kampung Pulo, Jakarta, Ahad (12/1). (Republika/Yasin Habibi)

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Sedikitnya lima titik banjir di Jakarta bagian utara sudah mulai surut, setelah sebelumnya sempat tergenang setinggi 1,5-2 meter selama sepekan terakhir.

Lima titik itu yakni Kapuk Muara, Penjaringan, Teluk Gong, Kampung Pulo, Daan Mogot arah Cengkareng, kata Dansatgas Banjir Korps Marinir Mayor Afin Dudun, dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Sabtu. "Kawasan ini mulai surut sekitar dua hari belakangan ini dan intensitas hujan juga sudah mulai berkurang," ujarnya.

Dia menjelaskan pihaknya bersama sekitar 100 personel berada di beberapa titik yakni di Rusun Kapuk Muara, Penjaringan, Teluk Gong, dan arah Cengkareng.

Kawasan tersebut sudah mulai surut tetapi, kata Dudun, masih terdapat pengungsi.

Diharapkan, dalam dua sampai tiga hari ini hujan tidak turun sehingga banjir rob dan banjir kiriman dari Bogor tidak membanjiri kawasan itu lagi.

Tetapi, jika hal itu terjadi, Dudun mengatakan pihaknya sudah menyiapkan enam unit kendaraan lapis baja jenis Kappa, disamping 20 unit perahu karet yang juga telah digunakan saat banjir sepekan kemarin.

Sementara itu, kata Dudun, di kawasan Kampung Pulo dan Daan Mogot yang sebelumnya banjir 1,5 meter juga mulai surut.

Pengungsi disana, jelasnya, juga sudah banyak yang kembali ke rumah masing-masing. Beberapa warga mulai membersihkan rumah-rumah mereka yang dipenuhi kotoran bawaan banjir.

Meski banjir sudah mulai kering, namun bantuan obat-obatan, makanan, dan pakaian bekas layak pakai masih terus mengalir.

Dudun menambahkan, pihaknya terus menerima bantuan dari berbagai instansi dan kelompok masyarakat yang peduli banjir seperti Lions Club dan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement