Senin 20 Jan 2014 14:55 WIB

Delapan Hari Sudah Tangerang Dikepung Banjir

 Warga melintasi genangan air saat banjir melanda perumahan Ciledug indah 1, Ciledug, Tangerang, Banten, Kamis (16/1).     (Republika/Yasin Habibi)
Warga melintasi genangan air saat banjir melanda perumahan Ciledug indah 1, Ciledug, Tangerang, Banten, Kamis (16/1). (Republika/Yasin Habibi)

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Delapan hari sudah kawasan perumahan dan jalan-jalan protokol di Kota Tangerang, Banten, terendam air.

Dari pemantauan di lapangan, Senin (20/1), air masih menggenangi Perumahan Ciledug Indah, Perumahan Total Persada, Candulan di daerah Petir hingga Cipondoh. Ketinggian air pun bervariasi, mulai dari 30 sentimeter hingga satu meter.

Sebagian warga masih mengungsi di posko yang disediakan dan ada lagi menginap di rumah masing-masing walau dalam kondisi tergenang banjir.

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah mengatakan, ketinggian air di sebagian rumah warga sudah ada yang turun. Namun, ada juga yang masih stabil karena curah hujan hingga kini masih tinggi.

Upaya penanganan pun terus dilakukan dengan memasok logistik makanan dan kebutuhan warga serta kesiagaan petugas di lapangan.

Arief pun terus berkoordinasi dengan penjaga pintu air untuk memantau peningkatan debit air. Sebab, BMKG memprediksi bila hujan masih turun dalam beberapa hari ke depan.

"Intinya, penanganan terus kita lakukan serta memastikan logistik tetap tersedia. Kerja sama semua pihak masih terus dilakukan," katanya.

sumber : Antara

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement