Rabu 04 Sep 2013 20:45 WIB

Wakapolri: Tidak Ada Diskriminasi Gender di Polri

Persamaan gender (ilustrasi).
Foto: remajaindonesia.org
Persamaan gender (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Oegroseno menyatakan tidak ada diskriminasi jabatan antara anggota Polri laki-laki dan wanita di Mabes Polri.

"Tidak ada jatah-jatahan. Kalau ada polwan yang mampu, kami persilakan," kata Oegro menanggapi pernyataan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) yang melihat adanya diskriminasi jabatan dan penugasan antara polisi laki-laki dan polisi wanita di Depok, Jawa Barat, Rabu (4/9).

Menurut dia, menjadi seorang perwira bukan hanya dilihat dari kekuatan fisiknya saja, tapi juga kemampuan intelektual yang mumpuni. Selain itu juga harus memiliki sifat pemimpinan dan berkepribadian baik.

"Perwira itu bukan hanya sebatas masalah fisik, tetapi masalah kemampuan, leadership dan punya moral kepribadian," ujar Oegro.

Sebelumnya Kompolnas menyatakan masih terdapat diskriminasi gender di tubuh Polri. "Polwan belum mendapat tempat yang sejajar dengan polisi laki-laki," kata anggota Kompolnas Hamidah Abdurrahman.

Padahal, dikatakannya, dalam rekrutmen polisi laki-laki dan polisi wanita, memiliki standard yang sama. Sehingga, menurut Hamidah, seharusnya polwan juga bisa meraih jabatan yang biasanya diduduki polisi laki-laki.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement