Senin 26 Aug 2013 20:32 WIB

Ical: Persaingan Politik 2014 Ketat Seperti Sepak Bola

Rep: Muhammad Akbar Wijaya/ Red: Fernan Rahadi
Aburizal Bakrie
Foto: Republika/ Yasin Habibi
Aburizal Bakrie

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie (Ical) menggambarkan ketatnya persaingan politik di Pemilu 2014 mendatang. Menurut Ical persaingan politik di Pemilu 2014 nanti ibarat pertandingan sepak bola yang ketat.

"Kompetisi pasti akan seru sebagaimana pertandingan sepak bola yang ketat dengan bintang-bintang lapangan yang piawai," kata Ical saat menyampaikan pidato pembukaan di acara "Silaturahmi Kebangsaan" di Jakarta, Senin (26/8) malam.

Ical menyatakan betapapun ketatnya pertandingan, namun persahabatan dan tali silaturahmi di antara tokoh politik tetap mesti dijaga. Hal ini agar kompetisi politik yang berlangsung bisa menjadi pesta demokrasi yang tertib, adil, dan damai.

"Saya yakin bahwa di samping keharusan kompetisi, kita menyadari sepenuhnya bahwa manakala kepentingan bangsa memanggil, maka semua kekuatan politik akan merapatkan barisan dan menjadi satu kesatuan kebangsaan yang utuh dan kompak," ujarnya.

Persaingan politik menjelang Pemilu 2014 tidak boleh mengorbankan kepentingan Indonesia yang lebih besar. Ical menyatakan seluruh tokoh partai harus mengesampingkan warna partainya ketika berhadapan pada kepentingan kemaslahatan Republik Indonesia

"Maka kita akan kompak berseru bahwa tidak boleh ada kuning, biru, merah atau warna lainnya. Yang ada hanyalah merah putih, sang saka Indonesia yang gagah dan berkibar perkasa," ujarnya.

Berita Lainnya

Rekomendasi