Kamis 25 Jul 2013 07:21 WIB

Waspada Hujan Akan Mewarnai Musim Mudik

Rep: lilis handayani/ Red: Taufik Rachman
Pemudik motor
Foto: Antara
Pemudik motor

REPUBLIKA.CO.ID,Cirebon--Kepala Bidang Pelayanan Medis di RSUD Gunung Jati, Dr Siska L Mulyadi, menyarankan pemudik untuk menjaga kesehatan. Pasalnya, meski arus mudik dan balik terjadi saat hujan turun, namun tingkat kelembabannya tinggi.

''Jadi cairan di dalam tubuh harus tetap dijaga,'' tegas Siska. Siska menambahkan, bagi pemudik yang ingin tetap berpuasa, maka harus minum air yang banyak saat sahur. Selain itu, harus pula menjaga asupan protein, baik protein hewani maupun nabati.

 

Kepala Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisik (BMKG) Stasiun Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Pujiono, mengungkapkan, arus mudik di jalur pantura tahun ini memang terjadi dalam kondisi anomali cuaca. Karenanya, hujan dengan intensitas ringan hingga tinggi diprediksi akan terjadi di pantura Indramayu - Cirebon.

''Selama Juli sampai Agustus, hujan dengan intensitas ringan hingga tinggi masih bisa turun setiap saat,'' ujar Pujiono.

Bahkan, lanjut Pujiono, hujan bisa turun dengan disertai angin kencang dan petir. Diprediksi, hujan pun akan terus turun hingga Desember mendatang. Karenanya, pemudik harus berhati-hati.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement