Sabtu 06 Jul 2013 12:27 WIB

Warga Pedalaman Batam Bersyukur BLSM Diantar ke Pulau

Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM).
Foto: Republika/Aditya Pradana Putra
Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM).

REPUBLIKA.CO.ID, BATAM-- Warga pedalaman Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, bersyukur tidak harus pergi ke kantor lurah atau camat untuk mengambil dana bantuan langsung tunai masyarakat (BLSM). Petugas mengantarkan dana tersebut ke pulau untuk warga.

"Kami bersyukur, soalnya kalau mengambil di Belakang Padang (pulau lokasi kantor Camat), biayanya bisa Rp50 ribu lebih sekarang ini," kata warga Pulau Gara, Kecamatan Belakang Padang, Anna di Batam, Sabtu (5/7).

Kantor Pos bekerja sama dengan Pemkot Batam mendistribusikan BLSM 2013 ke pulau-pulau yang ditinggali banyak penduduk. Berbeda dengan pembagian BLSM sebelumnya yang dipusatkan di kantor camat.

Anna dan beberapa puluh warga Pulau Gara lainnya mengambil dana BLSM di Pulau Kasu, yang hanya berjarak sekitar 10 menit menggunakan kapal kayu. Jarak itu relatif lebih dekat dibanding ke Pulau Belakang Padang yang bisa mencapai 45 menit menggunakan kapal kayu bermesin.

"Dari Pulau Gara kami naik kapal sewa, Rp10.000 pulang pergi untuk satu orang," kata Anna yang bersuamikan pencari kepiting itu. Pengakuan senada dikatakan warga Pulau Gara lainnya, Ganda, yang senang dengan pembagian BLSM di pulau-pulau.

"Kalau pembagian di Belakang Padang, bagaimana ya, ongkos saja sudah mahal, mana jauh pula," kata dia.

Ganda yang datang bersama dua anaknya mengatakan akan langsung membelanjakan dana BLSM untuk kebutuhan rumah tangga. "Untuk beli beras, minyak, sekarang sudah mahal," kata dia.

Wakil Wali Kota Batam, Rudi, di tempat yang sama mengatakan penyaluran dana BLSM disasarkan untuk membantu masyarakat miskin. Ia memastikan penerima BLSM tidak ada yang orang kaya. "Kalau pun ada, nanti diperbaiki, namanya juga sistem," katanya.

Wakil Wali Kota berharap masyarakat menggunakan dana BLSM Rp300.000 per dua bulan itu untuk memenuhi kebutuhan hidup

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement