Jumat 28 Jun 2013 13:06 WIB

KSAD Resmikan Program Go Green Danau Tondano

KSAD Jenderal TNI Moeldoko didampingi Wadanjen Kopassus Brigjen Jaswandi tengah memperlihatkan enceng gondok yang ia cabut di Danau Tondano, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Jumat (28/6).
Foto: Ekspedisi NKRI Subkorwil Minahasa
KSAD Jenderal TNI Moeldoko didampingi Wadanjen Kopassus Brigjen Jaswandi tengah memperlihatkan enceng gondok yang ia cabut di Danau Tondano, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Jumat (28/6).

REPUBLIKA.CO.ID,Oleh Pryantono Oemar

TONDANO -- Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Moeldoko meresmikan program Go Green Tondano di Tondano, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Jumat (28/6).

Dalam kesempatan itu, Moeldoko melakukan pembabatan secara simbolis tanaman enceng gondok yang tumbuh di Danau Tondano.

"Kita tak bisa mengabaikan isu global soal krisis energi, makanan, air, dan lingkungan," ujar Moeldoko. KSAD juga melakukan penanaman pohon. Dinas Kehutanan Kabupaten Minahasa menyiapkan 131 pohon yang ditanam secara simbolis Jumat kemarin di sekitar Danau Tondano.

Peresmian program Go Green Tondano dilakukan sebagai bagian dari kegiatan Ekspedisi NKRI/Sulawesi Subkorwil Minahasa. Hadir di acara itu Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang dan Wakil Komandan Ekspedisi NKRI Brigjen Jaswandi serta Bupati Minahasa JW Sajow dan jajarannya.

Danau Tondano memiliki ikan khas yaitu ikan payangka dan ikan nike. Ada pula ikan budidaya seperti mujair. Kegiatan budidaya ikan di Danau Toba ini menyisakan masalah berupa tertimbunnya pakan ikan di dasar danau.

Pakan ikan dan lumpur dari hutan yang gundul menyumbang pendangkalan Danau Tondano. Pendangkalan Tondano telah membuat air meluap jika hujan sehingga memunculkan banjir. Selain masalah pendangkalan, Danau Tondano juga mempunyai masalah dengan enceng gondok. Selama program Go Green Danau Tondano ini, prajurit TNI akan dikerahkan untuk pengendalian enceng gondok di Danau Tondano.

Menurut Moeldoko, Danau Tondano berpotensi untuk dijadikan tempat berlatih atlet dayung.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement