REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melarang semua menteri teknisnya untuk keluar kota. Mereka diminta untuk tetap berada di Jakarta dan mengawasi kebijakan pascakenaikan BBM.
Juru bicara presiden, Julian Aldrin Pasha membenarkan hal tersebut. “Ya benar. Agar pasca kenaikan harga BBM, semua sektor terkait diawasi langsung agar berjalan dengan baik,” katanya, Senin (24/6).
Pemerintah telah mengumumkan kenaikan harga BBM pada akhir pekan lalu. Setelah pengumuman, sejumlah menteri ikut membagian kartu perlindungan social (KPS) sekaligus membagikan bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM).
Advertisement