Senin 29 Apr 2013 12:39 WIB

Diduga Lakukan Tindak Asusila, Seorang Guru Ngaji Dilaporkan ke Polisi

Rep: Fuji Pratiwi/ Red: Heri Ruslan
Pelecehan seksual terhadap anak (ilustrasi)
Pelecehan seksual terhadap anak (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lima orang Ibu melaporkan kasus asusila terhadap 15 anak lelaki.

Korban dan pelaku asusila adalah warga di sekitar Kampung Pulo Jae, Cakung, Jakarta Timur RT 05 RW 14. Pelaku berinisial AAS adalah guru mengaji di daerah tersebut.

Korban yang dibawa melapor berjumlah delapan anak. AT, salah satu ibu korban, mengatakan korban lebih dari 10 anak. ''Beberapa hari ini anak saya mengeluh sakit. Setelah saya desak akhirnya ia mengaku jadi korban asusila pelaku,'' kata AT.

Para korban adalah anak yang sering mengaji di tempat pelaku. Kedelapan korban masih dibawah umur. Yang termuda masih berada di bangku kelas satu SD. Sementara korban paling dewasa adalah siswa kelas delapan SMP. Diduga pelaku telah melakukan kejahatannya sejak 2011.

Kepala Sub Bagian Humas Polisi Resor Jakarta Timur, Komisaris Didik Hariyadi, membenarkan adanya laporan tersebut, Senin (29/4). Kedelapan korban saat ini telah menjalani visum.. 

Pelaku adalah lelaki lajang berusia 27 tahun. Pelaku diketahui pernah melakukan tindakan asusila serupa terhadap temannya di Tangerang.

Warga yang mengetahui aksi pelaku melakukan pengeroyokan terhadap pelaku. Namun, RW setempat segera mengamankan pelaku. Pelaku kemudian diserahkan ke Polisi Sektor (Polsek) Cakung. Pelaku kemudian digelandang ke Polisi Resor Jakarta Timur. Saat ini pelaku dalam penahanan Polres Jakarta Timur.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement