Rabu 13 Feb 2013 20:19 WIB

RNI Ingin Bikin Menara Asmaul Husna

Rep: Meiliani Fauziah/ Red: Karta Raharja Ucu
Menara Petronas Malaysia
Foto: feriadiisander.wordpress.com
Menara Petronas Malaysia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), Ismed Hasan Putro, terobsesi mengalahkan Malaysia dalam banyak hal. Ia mengaku bermimpi mendirikan sebuah menara dengan 99 lantai seperti Asmaul Husna.

"Prinsipnya, apa yang bisa mereka (Malaysia) bikin, kita pasti bisa," ujarnya, Rabu (13/02).

Namun pembuatan calon gedung pesaing Petronas itu masih dalam rencana. Saat ini RNI sedang memfokuskan diri menggunakan lahan tidur yang tidak produktif.

RNI setidaknya lahan tidur di lima area yaitu di Mega Kuningan seluas 14 ribu meter persegi (m2), MT Haryono 8.000 m2, Gatot Subroto 5,9 hektar, Surabaya seluas 3 hektara (ha) dan di Cirebon 3 (ha).

Lima area ini dipandang menguntungkan dari segi bisnis. RNI berencana mendirikan sebuah distrik bisnis dimana terdapat perhotelan, perkantoran, apartmen dan gedung serba guna. RNI membangun kemitraan dengan Waskita Karya untuk membangun pekantoran di MT Haryono dengan nilai investasi sebesar Rp 1,5 triliun pada 2014.

Pada 2012, RNI membukukan laba bersih sebesar Rp 450 miliar. Komisaris Utama RNI Holding, Firmanzah mengatakan pihaknya sedang beradu waktu menjelang Asean Economic Community pada 2015.

Produk RNI harus mampu bersaing di tingkat regional. Dengan Thailand misalnya, ada persaingan dalam produksi gula. Lalu dengan Malaysia, terdapat persaingan dalam industri CPO dan sarung tangan. "Tidak ada yang imun di tingkat regional," ujarnya mengingatkan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement