Senin 31 Dec 2012 19:36 WIB

Kaleidoskop Hiburan, Juni: Mr Bean Palsu di Film Indonesia

Mr Bean
Mr Bean

REPUBLIKA.CO.ID, Film

Keriuhan dunia film di Indonesia diwarnai dengan kehadiran Mr Bean palsu. KK Dheeraj, produser yang selalu menghadirkan sensasi dalam film produksinya menyatakan menghadirkan Mr Bean dalam film produksinya berjudul Mr Bean Kesurupan Depe.

Namun saat film tersebut tayang, penonton kecewa lantaran Mr Bean yang dimaksud bukanlah Rowan Atkinson. Namun sang produser tetap kekeuh menolak disebut membohongi publik.

Ia mengatakan, tidak pernah menyebut nama Rowan Atkinson dalam produksinya. Melainkan Mr Bean dari Inggris.

Buntutnya, seorang penonton yang kecewa melaporkan produser pembuat film tersebut beserta aktrisnya ke Mapolda Metro Jaya.

Musik

Dua Boy Band legendaris dunia, Backstreet Boys dan New Kids on the Block menggelar ajang reuni remaja era 90an di Mata Elang International Stadium (MEIS) Ancol, Jumat (1/6) malam. Dua grup musik yang menjadi kiblat musik pop pada masanya, New Kids on The Block  (NKOTB) dan Backstreet Boys (BSB) hadir membawa lagu-lagu "jadul" mereka.

New Kids on The Block, yang terdiri dari Donnie Wahlberg, Danny Wood, Joey McIntyre, dan kakak beradik Jonathan & Jordan  Knight dielu-elukan para kaum hawa yang rata-rata berusia 30an. Seolah kembali ke dekade saat masih ABG, penonton yang memenuhi venue ini berteriak histeris  tak mau kalah dengan remaja kini ketika menyaksikan bintang-bintang K-Pop.

Awal konser NKOTB & BSB tampil bersama di hadapan para mama muda sekitar pukul 20.00 membawakan "Viva La Vida" dan "The One". Meski berusia lebih matang, dalam performance, para personel NKOTB terlihat seumuran dengan personel BSB.

NKOTB kemudian beraksi sendiri lewat tembang "Summertime" yang diremix. Grup musik yang dibentuk di Boston, Amerika Serikat pada 1984 ini tampil berbalut kostum ala anak muda era 80-90an, dengan pakaian dan celana agak gombrong. Vokal mereka masih terdengar stabil di lagu ini. Penonton seakan masuk ke dimensi waktu menuju awal 90an.

Penampilan sedikit modern ditunjukan BSB lewat lagu "The Call". Maklum saja, lagu ini diambil dari album "Black and Blue" milik BSB yang diluncurkan pada 2000. Tak banyak aransemen yang diubah. Masih tetap bertempo cepat namun durasinya diperpanjang.

Dalam penambahan waktu tersebut, Brian Littrell, Nick Carter, Howie Dorough dan A. J. McLean memamerkan kepiawaian mereka ngedance. Ya, BSB yang ditinggal satu personelnya, Kevin Richardson pada 2006 ini memang terkenal sebagai salah satu grup musik yang lihai menari, di samping Westlife dan N'sync yang menjadi saingannya kala itu.

Lagu yang ditunggu-tunggu, "Step by Step", muncul di tengah-tengah konser One Night One Stage ini. Saat , membawakan lagu ini, terlihat usia mereka yang tak lagi muda berpengaruh pada stamina, suara nafas pendek terengah-engah dan keringat yang bercucuran menandai mereka sudah cukup lelah. Tapi itu bukan berarti mereka menampilkan pertunjukan apa adanya.

Konser yang berlangsung kurang lebih tiga jam berlangsung hangat dan akrab. Grup musik super ini tak ragu mengadakan kontak langsung dengan penonton. Bahkan beberapa kali terlihat, merekalah yang justru mendekat ke penonton.

Java Rockinland Batal

Pecinta musik yang menanti kehadiran Java Rockin'Land 2012 harus menelan kekecewaan. Pasalnya, festival rock tahunan yang sedianya digelar pada 6 sampai 8 Juli 2012 itu batal digelar.

“Dengan amat menyesal, PT Java Festival Production (JFP) mengumumkan bahwa edisi keempat Java Rockin'Land 2012 terpaksa harus Kami batalkan,” sebut panitia.

Kesulitan penyelenggara mendatangkan artis utama yang telah menjadi whislist menjadi penyebabnya. Untuk tahun ini, waktu dengan penyelenggaraantersebut bentrok dengan festival rock di Eropa, Amerika dan Jepang. Artis yang juga menjadi pilihan pengunjung setia Java Rockin'Land telah terjadwal dan berkomitmen untuk hadir di festival-festival negara lain.

Untuk itulah, meski sulit, JFP mengambil keputusan berani untuk membatalkan Java Rockin'Land 2012 yang rencananya diselenggarakan di Pantai Carnaval Ancol, Jakarta. JFP berkomitmen merancang festival-festival produksinya seperti Java Jazz Festival, Java Soulnation dan Java Rockin'Land sebagai festival internasional yang menjadi kebanggaan nasional. Ini membuat JFP enggan mempersembahkan festival sepi pengunjung, apalagi dengan kualitas yang seadanya.

JFP akan mengembalikan uang pembelian tiket secara penuh. JFP akan langsung mempersiapkan Java Rockin'Land 2013, sehingga mampu menyelenggarakan festival rock dengan maksimal dengan line up yang memenuhi harapan pencinta rock..

 

 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement