REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL, INGGRIS -- Pemerintah Kota Manado, Indonesia dan Pemerintah Kota Liverpool, Inggris, resmi melakukan perjanjian kerja sama "Sister City" dengan ditandatanganinya nota kesepahaman (MOU) oleh kedua petinggi kota tersebut, Senin (27/11).
Nota kesepahaman itu telah ditandatangani oleh Wali Kota Menado Dr Vicky Lumentut dengan Lord Mayor Sharon Sullivan di Gedung Town hall kota Liverpool, Inggris , yang berjarak sekitar empat jam dari London.
Acara penandatangan Sister City disaksikan Dutabesar RI untuk Kerajaan Inggris dan Republik Irlandia Hamzah Thayeb dan Deputy Chief of Mission KBRI London, Harry R.J Kandou dan Wakil Pemerintah Kota dan Dewan Kota Liverpool, demikian Sekretaris Tiga KBRI London Billy Wibisono.
Dubes Hamzah Thayeb mengatakan, kerja sama kota kembar antara Manado dan Liverpool menjadi momentum yang sangat baik dari kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono awal bulan ini ke London atas undangan Ratu Elizabeth serta kunjungan PM Inggris David Cameron ke Indonesia April.
Dubes Hamzah Thayeb menyambut baik kerja sama sister-city ini terutama dalam peningkatan hubungan bilateral kedua negara yang akan sangat terbantu dengan people-to-people contact .
Sebelumnya Dubes juga menjadi saksi dengan diadakannya penandatangan kerjasama perusahaan penerbangan Garuda Indonesia dengan kelompok Sepakbola Liverpool FC.
Diharapkannya pada tahun mendatang akan ada penerbangan langsung Garuda ke London yang juga akan menghubungkan masyarakat Liverpool dengan masyarakat Manado.
Kedua kota mempunyai kesamaan seperti kota pelabuhan, sumbangan turisme yang cukup besar, kota yang kreatif , Liverpool sebagai Pop Capital of Europe sementara Manado banyak menghasilkan penyanyi. Selain itu kedua kota ingin dijadikan sebagai kota yang ramah lingkungan (sustainable cities).