Kamis 08 Nov 2012 15:47 WIB

Jokowi Rangkul Kejati Perangi Korupsi

Rep: Adi Wicaksono/ Red: Yudha Manggala P Putra
Gubernur DKI Jakarta, Jokowi Widodo alias Jokowi
Foto: Antara
Gubernur DKI Jakarta, Jokowi Widodo alias Jokowi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) terus melancarkan upaya memerangi korupsi. Ia merangkul Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta untuk meningkatkan pengawasan di birokrasi pemerintahannya.

"Ini untuk memperkuat biro hukum dan yang utama mencegah korupsi," kata Jokowi menjelaskan kedatangannya ke kantor Kejati DKI, Kamis (8/11).

Penguatan biro hukum, lanjut Jokowi, ditujukan agar Kejati dapat memaksimalkan upaya preventif jika Pemprov DKI Jakarta terlibat dalam proses hukum. Sebab, Pemprov DKI kerap mengalami kekalahan dalam berbagai kasus, seperti sengketa lahan di Meruya, Jakarta Barat.

Sedangkan soal pencegahan korupsi, Jokowi menginginkan Kejati memperketat pengawasan terhadap seluruh proses pengadaan barang di lingkungan Pemprov DKI. Ia berharap, ke depannya tidak ada lagi penyelewengan-penyelewengan dalam program-program yang dijalankan jajaran pemerintahannya. 

"Pokoknya supaya bersih," imbuhnya singkat. Ia menambahkan, kedatangannya ke Kejati juga guna melanjutkan kordinasi dengan berbagai pihak dalam satu tujuan membangun Jakarta. "Supaya ada visi yang sama dan bisa bersinergi antara Kejati, Pangdam, dan Polda," ungkapnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement