Rabu 07 Nov 2012 07:26 WIB

Alih Fungsi Sawah di Bengkulu Meluas

Petani menunjukkan kondisi tanah sawah padi berusia 30 hari yang mengalami gagal tanam akibat musim kemarau.
Foto: Antara/Feri Purnama
Petani menunjukkan kondisi tanah sawah padi berusia 30 hari yang mengalami gagal tanam akibat musim kemarau.

REPUBLIKA.CO.ID,BENGKULU--Kepala Dins Pertanian Provinsi Bengkulu Edi Nevian mengatakan alih fungsi lahan persawahan di daerah itu terus meluas dari wilayah dataran rendah hingga ke wilayah perbukitan.

"Selama ini alih fungsi lahan sawah terjadi pada areal sawah tadah hujan atau rawa, sekarang meluas pada sentra produksi pertanian," katanya di Bengkulu, Rabu.

Ia mencotohkan, areal persawahan di wilayah Rejang Lebong dan Kepahiang salah satu sentra pertanian padi dan sayuran saat ini terjadi alih fungsi sawah ke tanaman perkebunan.

Seperti menanam coklat dan kayu singon akibat petani kurang minat menanam padi karena dinilai kurang ekonomi.

Penyebab alih fungsi lahan sawah itu, kata dia, ada beberapa faktof antara lain rendahnya serapan panen, mahalnya harga pupuk dan minimnya pengairan.

Dengan demikian petani kurang berminat menanam padi karena dinilai sudah tak lagi memiliki ekonomi tinggi, katanya.

Untuk mengatasi meluasnya alih fungsi lahan itu seluruh satun kerja perangkat daerah (SKPD) terkait harus peduli mempertahan lahan sawah tersebut, demiki untuk anak cucu ke depan.

Terlebih daerah persawahan di Rejang Lebong dan Kepahiang sejak duulu menjadi andalan hasil padi di Provinsi Bengkulu, jelasnya.

Seorang petani di Desa Tebat Monok, Kepahiang, Sagimin membenarkan, bahwa alih fungsi sawah di daerah itu terus meningkat.

Selain akan ditanami kayu singon, juga menjadi wilayah perumahan yang dibangun pengembang dan peruntukan lainnya.

"Kami juga prihatin sawah tetangga mulai dikavling-kavling untuk bangunan rumah padahal sebelumnya bagian sawah irigasi teknis," ujarnya.

Akibat jaringan irigasi di daerah itu kurang berfungsi selama ini, maka pemili sawah mencari alternatif lain untuk mendapatkan penghasilan, tambahnya.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement