REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Banyaknya Kopaja dan Metromini 'bodong' di Jakarta membuat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merasa gerah. Karena itu, Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta berencana menghilangkan Kopaja dan Metromini.
Pihaknya akan mengganti Kopaja dan Metromini dengan bus baru. Pergantian bus dilakukan melalui sistem hibah.
"Penggantian ini bisa saja diimplementasikan dengan sistem Bus Rapid Transit (BRT) yang kini sudah berjalan," kata Wagub Basuki Tjahaja Purnama di Balaikota DKI, Jakarta, Kamis (18/10).
Wagub yang biasa disapa Ahok itu mengatakan bus hibah itu nantinya akan diberikan ke operator. Tetapi, Pemprov DKI bayarnya per kilometer.
Sementara gubernur Joko Widodo kemarin mengunjungi beberapa terminal. Dia menjanjikan akan melakukan peremajaan total terhadap bus-bus yang tak layak jalan dengan memberikan subsidi atau hibah.