REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Aparat Polres Metro Jakarta Pusat berhasil mengungkap kasus perampokan di rumah mewah kawasan Menteng, Jakarta Pusat, akhir bulan lalu. Pelaku berjumlah 11 orang dan satu di antaranya merupakan anggota TNI.
"Ya, salah satu pelaku anggota TNI," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Komisaris Besar Angesta Romano Yoyol di Mapolda Metro Jaya, Jumat (5/10). Sementara 10 tersangka lainnya hanya pelaku kriminal dari masyarakat biasa.
Yoyol mengatakan sejauh ini anggotanya masih melakukan penyidikan terhadap para tersangka. Itu terkait peran masing-masing pelaku. Dia juga belum memastikan peran oknum TNI tersebut. "Masih didalami," katanya.
Yoyol juga belum bisa memberikan identitas anggota TNI yang terlibat dalam aksi perampokan rumah mewah dekat kediaman Wakil Presiden Boediono tersebut. Juga terhadap 10 pelaku yang ikut merampok.
Menurut dia, kasus perampokan tersebut berhasil diungkap dua hari lalu, Rabu (3/10). Aparat Polres Metro Jakarta Pusat melakukan pengembangan penyelidikan melalui keterangan saksi dan barang bukti yang diperoleh di lokasi. Pengungkapan, kata Yoyol, juga dibantu peran aparat Polda Metro Jaya. Saat ini, sambung dia, para pelaku sudah diserahkan ke Mapolda Metro Jaya.
Seperti diberitakan sebelumnya, komplotan perampok bersenjata api menggasak harta di rumah milik Bahrum Karim di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, pada Ahad (23/9).




