Selasa 25 Sep 2012 20:06 WIB

Wacana Relokasi SMA 70, Foke: Yang Penting Solusi, Bukan Ilusi

Rep: Ira Sasmita / Red: Djibril Muhammad
Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo sedang memberikan penjelasan saat diskusi dengan Redaksi Harian Republika di Jakarta, Jumat (3/8). Dalam penjelasannya Foke mengungkapkan sejumlah persoalan di DKI antara lain mengenai kemiskinan dan E-KTP.
Foto: Musiron
Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo sedang memberikan penjelasan saat diskusi dengan Redaksi Harian Republika di Jakarta, Jumat (3/8). Dalam penjelasannya Foke mengungkapkan sejumlah persoalan di DKI antara lain mengenai kemiskinan dan E-KTP.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tawuran yang terus terjadi antarpelajar di kawasan Bulungan, Jakarta Selatan, menimbulkan wacana relokasi salah satu SMA yang berada di daerah tersebut. Yaitu SMAN 6 dan SMAN 70 Jakarta.

Menanggapi wacana tersebut, Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo (Foke) mengatakan wacana relokasi bukan solusi. "Yang penting solusi, bukan ilusi," ujar dia di Jakarta, Selasa (25/9).

Menurut dia, masalah yang terjadi pada kedua SMA di kawasan Bulungan itu, perlu menjadi perhatian utama bagi kedua pihak. Sebab, yang paling mengetahui seluk beluk kondisi dan permasalahan di sebuah sekolah adalah pihak sekolah bersangkutan.

"Jakarta itu adalah provinsi yang paling konsisten menerapkan School Based Management. Artinya, sekolah menjadi frontliner. Pimpinan sekolah dan komite sekolah merupakan pihak yang paling tahu tentang sekolahnya," jelas Foke.

Jika ada pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan pertikaian antar pelajar kedua sekolah itu, Foke menegaskan, hal tersebut tidak perlu dijadikan fokus utama.

"Kami telah dengar keterangan dari kedua belah pihak. Sekarang bagaimana menyelesaikan kasus ini, serahkan pada pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan penyebab terjadinya kasus tersebut. Agar ini menjadi kasus yang terakhir," ungkapnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement