Jumat 10 Aug 2012 15:47 WIB

'Kecepatan (Media Online) Bukan Selalu yang Terpenting'

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Mantan Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Nezar PatriaKinerja pemberitaan sebagian media online di Indonesia yang umumnya mengutamakan kecepatan dinilai belum mengikuti prinsip-prinsip jurnalistik yang seharusnya.

"Ada tradisi yang keliru di media online yang selalu andalkan kecepatan, padahal kecepatan bukan selalu yang terpenting," katanya di Jakarta, Jumat (10/8).

Menurut dia, kecepatan dalam pemberitaan bisa mengorbankan keakuratan nilai berita. "Kalau pilih akurasi, maka kecepatan dikorbankan, kalau pilih kecepatan, maka akurasi yang dikorbankan," katanya.

Dia mengatakan, tradisi untuk mengutamakan akurasi harus selalu dijaga sehingga para pembaca media online tidak mencap media online sebagai media kelas dua. Menurut dia, media cetak hingga saat ini masih unggul dalam kinerja verifikasi pemberitaan.

"Saya rasa cetak masih menjadi 'mother of journalism', kata Redaktur Pelaksana di Vivanews.com itu.

Hal tersebut karena media cetak memiliki waktu sekitar 18 jam untuk melakukan verifikasi, keberimbangan narasumber dan penulisan yang lengkap. Meski demikian, dia mengatakan, adanya fakta-fakta yang mengejutkan dari kecenderungan pembaca media online.

Pembaca online lebih suka membuka situs berita yang memuat berita-berita yang bersifat positif dari pada berita negatif sehingga mematahkan persepsi selama ini yang menilai pembaca lebih menyukai pemberitaan negatif. "Ternyata berita-berita yang 'good news' itu traffic-nya tinggi sekali, banyak yang baca," katanya.

Menurut dia, hal positif itu harus diimbangi dengan verifikasi narasumber sehingga keakuratan sebuah berita media online tidak diragukan.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement