Senin 23 Jul 2012 15:47 WIB

PPP: Tidak Ada Kutu Loncat di Partai

Rep: M Akbar Wijaya/ Red: Dewi Mardiani
Lukman Hakim Saifuddin
Lukman Hakim Saifuddin

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Wakil Ketua Umum PPP, Lukman Hakim, percaya politisi partainya tidak akan menjadi kutu loncat. "Politisi PPP tidak punya karakter seperti itu," kata Lukman kepada wartawan, Senin (23/7), di kompleks Parlemen, Senayan Jakarta.

Lukman menyatakan, bagi politikus PPP, berpartai merupakan bagian dari melaksanakan perjuangan visi dan misi partai. Sehingga, bila ada politisi yang gemar berpindah partai, maka patut dipertanyakan integritasnya. "Saya yakin politikus PPP tidak akan melakukan itu," ujarnya.

Terkait strategi Partai Nasional Demokrat yang akan memodali kampanye para calegnya, Lukman mengatakan strategi itu mesti dilihat lebih jauh. Berdasarkan pengalaman Pemilu 2004 dan 2009, uang dan materi bukanlah satu-satunya penentu kemenangan. Sebab, kata Lukman, masih ada masyarakat yang menggunakan nurani dalam menentukan pemimpin. "Jangan disimpulkan kekuatan modal menentukan."

Lukman mengatakan ketimbang mengandalkan kekuatan uang, akan lebih baik bagi para politikus menggunakan hati untuk memenangkan suara rakyat. Di sini partai berperan penting dalam membangun pola rekruktmen kader yang baik. Dikatakan Lukman, proses kaderisasi dan penanaman ideologi kepada politikus harus terus dilakukan partai politik.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement