Jumat 13 Jul 2012 21:17 WIB

250 Personel Polisi Jaga Kampung Cisalada

Sejumlah orang melakukan aksi perusakan tempat ibadah masjid Ahmadiyah Baitul Rahim di Kampung Babakan Sindang, Desa Cipakat, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jabar, Jumat (20/4). Massa tak dikenal itu merusak bagian masjid, tidak ada korban ji
Foto: Antara
Sejumlah orang melakukan aksi perusakan tempat ibadah masjid Ahmadiyah Baitul Rahim di Kampung Babakan Sindang, Desa Cipakat, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jabar, Jumat (20/4). Massa tak dikenal itu merusak bagian masjid, tidak ada korban ji

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR - Sebanyak 250 personel Polres Bogor diturunkan dalam pengamanan Kampung Cisalada, Desa Ciampea Udik Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor.

Langkah ini dilakukan menyusul aksi pelemparan batu di kampung Ahmadiyah tersebut, Jumat (13/7).

"Untuk mengantisipasi terjadinya bentrok susulan kita mengerahkan 250 personel untuk pengamanan di sekitar lokasi," kata Kapolres Bogor, AKBP Hery Santoso.

Kapolres menyebutkan, para personel merupakan anggota gabungan dari Polres Bogor dan sejumlah Polsek terdekat.

Para personel tersebut disebar ke sejumlah wilayah dan melakukan pengawasan di sekitar lokasi. Menurut Kapolres pengamanan dilakukan hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

Kapolres menyebutkan, keributan yang terjadi dimana warga non Ahmadiyah melempari rumah sejumlah warga Ahmadiyah.

Koflik keduanya terjadi dipicu oleh kedatangan wartawan asing yang melakukan peliputan di kampung Ahmadiyah tersebut.

"Warga Kampung Kebon Kopi melihat ada empat orang asing datang ke kampung Ahmadiyah. Mereka datang tanpa izin kepala desa dan melakukan peliputan di wilayah tersebut," kata Kapolres. 

Untuk meredam aksi warga, petugas pun mengamankan lokasi dan melakukan penjagaan ketat.

Sementara empat orang wartawan asing langsung diamankan ke Mapolres Bogor untuk menjalani pemeriksaan oleh pihak Imigrasi.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement