Senin 20 Feb 2012 16:16 WIB

Korban Tewas Mujianto Bertambah Jadi Lima Orang

Rep: Bilal Ramadhan/ Red: Djibril Muhammad

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Korban tewas yang diracuni pelaku pembunuhan, Mujianto (24 tahun) terus bertambah menjadi lima orang. Korban tewas terakhir yang ditemukan yaitu Mudji Subekti (59 tahun) yang merupakan seorang wiraswasta di Mojosari, Kediri, Jawa Timur.

"Korban tewas menjadi lima orang, yang terakhir Mudji Subekti yang bekerja sebagai wirausaha," kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Saud Usman Nasution dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta, Senin (20/2).

Saud menambahkan pengungkapan korban terakhir ini didapatkan dari informasi keluarga Mudji Subekti di Polsek Pase, Kediri, Jatim. Pasalnya kematian Mudji pada September 2011 lalu itu sangat identik dengan cara korban tewas yang dilakukan Mujianto.

Dari hasil pemeriksaan kejiwaan yang dilakukan psikolog Polda Jatim, Mujianto tidak menunjukkan adanya penyesalan terhadap tindakan upaya pembunuhan dengan menggunakan racun tikus. Mujianto juga dianggap jujur dan mengakui perbuatannya tersebut.

Dalam pemeriksaan itu, Mujianto mengatakan upaya pembunuhannya itu karena cemburu terhadap pria lain yang dekat dengan pasangan sesama jenisnya, Joko Suprianto.

Namun belakangan Mujianto tersadar dengan ancaman hukumannya yang dapat dikenakan hukuman mati. Polisi menjerat Mujianto dengan pasal pembunuhan yaitu pasal 338 KUHP dan pemunuhan terencana yaitu pasal 340 KUHP.

"(Ancaman hukuman mati) Itu membuatnya stres. Kita sudah me-warning (memperingatkan) petugas di lapangan agar berhati-hati dalam pengawasannya," tegas mantan Kepala Densus 88 ini.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement