REPUBLIKA.CO.ID,GIANYAR – Rencana pendirian Partai Nasional Demokrat (Nasdem) belum diakui Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh, sebagai bagian dari struktur Ormas Nasdem. Hanya saja Surya Paloh mengakui bahwa dirinya akan mendukung pendirian partai itu. Karena, mendirikan partai merupakan hak setiap warga negara.
"Saya memang mendengar ada Partai Nasdem. Kalau saya dukung, itu nggak salah kan ?" kata Surya Paloh.
Seusai pelantikan serta deklarasi Nasdem se-Bali di Balai Budaya, Surya Paloh menegaskan bahwa rencana pendirian Partai Nasdem berada di luar struktur organisasi sosial kemasyarakatan yang dia dirikan. Dia menjamin bahwa organisasi yang dia pimpin dan didirikannya bersama sejumlah tokoh nasional itu tidak akan menjadi partai politik.
Namun, akunya, para pengurus maupun anggota Nasdem hadir untuk membangun kehidupan politik yang sehat. Masyarakat harus melek politik dan Nasdem merasa terpanggil untuk membuat masyarakat cerdas dalam berpolitik. "Pada prinspisnya Nasdem hadir untuk membangkitkan semangat masyarakat agar tidak mudah terprovokasi serta tidak pernah menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan," katanya.
Ditanya mengenai kemungkinan mencalonkan diri menjadi presiden dalam Pilpres 2014 mendatang, pria asal Aceh itu menjawab diplomatis bahwa dirinya belum berambisi untuk jabatan tersebut. Sebaliknya dia memberi kesempatan kepada mereka yang berambisi untuk mencalonkan diri. "Kalau saya, hingga hari ini belum berpikir untuk menjadi calon presiden," ujarnya.
Pelantikan dan deklarasi pengurus Nasdem se-Bali dihadiri sejumlah tokoh, seperti Pof Dr Bhakti Rahayu, Bupati Gianyar Cokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Sekkab Gianyar Cokorda Putra Nindia, Ketua Dewan Perwakilan Massa (DPM) Bali I Wayan Kari Subali serta tokoh masyarakat lainnya.




