Sabtu 16 Apr 2011 18:46 WIB

Pemilu 2014, PPP Incar 10 Persen Suara

Rep: teguh firmansyah/ Red: taufik rachman

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan melakukan ekspansi dan optimalisasi basis massa partai guna meningkatkan suaranya pada 2014 mendatang. Namun perluasan basis massa itu tidak akan merubah ideologi partai yakni Islam.

 Sekretaris Jenderal PPP Irgan Chairul Mahfidz mengatakan tahun 2014 merupakan momentum kebangkitan PPP guna meningkatkan suara pemilih. Mengingat pada Pemilu sebelumnya PPP mengalami penurunan suara.

 “Pada 2014 kita akan rebound apalagi kompetisinya kedepan akan sangat ketat dan tinggi. Oleh karena itu perlu revitalisasi dan konsolidasi partai agar mempunyai ketahanan,”ujarnya, saat menutup Musyawarah Kerja Nasional III masa bakti 2007-2011 PPP, Sabtu (16/4)

 Untuk meningkatkan suara pemilih, Irgan mengakui akan bersaing dengan partai-partai lain yang memiliki segmen ideologis yang sama. Namun PPP, kata dia, tidak akan bersikap saling 'memakan' satu sama lain. “Tidak ada upaya untuk saling menjarah. tapi sikap politik berpindah itu memang tidak di larang bukan,”jelasnya

 Menurut Irgan PPP dalam Mukernas ini memang tidak menargetkan suara yang akan dicapai pada 2014 nanti. Target secara resmi akan ditetapkan pada Muktamar yang jatuh pada 3 sampai 6 Juli 2011 mendatang. PPP, lanjut Irgan, kini masih perlu mengumpulkan data dari semua wilayah sebelum memperoleh angka rata-rata secara nasional.

 Walaupun begitu, dia menargetkan pada 2014 nanti suara PPP secara nasional lebih kurang mencapai 10 persen atau naik dari Pemilu 2009 lalu yang hanya 5,6 persen. “ kalau perkiraan kursi, kita harapkan naik dari 38 (2009) jadi 56 kursi,”kata dia

 Beberapa daerah yang dapat dijaikan basis massa yakni Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten , DKI, sebagian Sumatera, dan Kalimantan khususnya yang memiliki basis pesantren. “Kita optimis dan sekarang PPP di tingkat cabang itu sedang semangat-semangatnya,”terang dia.

 Soal Parliamentary Treshold, PPP menilai pembatasan 2,5 persen itu sudah cukup memadai menjamin terjadinya restrukturisasi politik dengan penyederhanaan partai politik secara alamiah, sehingga mendapatkan jumlah ideal partai politik. “Kita tentu sangat optimis dapat melewati angka tersebut,”kata dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement