Senin 02 Nov 2026 19:38 WIB

Mahasiswa Prodi Sains Data UNM Magang di BRIN, Kembangkan Research Intelligence Berbasis AI

Pentingnya pemanfaatan AI dalam mengolah informasi riset nasional.

Tiga mahasiswa semester tujuh Program Studi (prodi) Sains Data Universitas Nusa Mandiri (UNM), yakni Abira Wisnunggal, Inggit Plowrensita, dan Nisrina Khansa Permatasari, menjalani magang di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Foto: Universitas Nusa Mandiri
Tiga mahasiswa semester tujuh Program Studi (prodi) Sains Data Universitas Nusa Mandiri (UNM), yakni Abira Wisnunggal, Inggit Plowrensita, dan Nisrina Khansa Permatasari, menjalani magang di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

JAKARTA -- Tiga mahasiswa semester tujuh Program Studi (prodi) Sains Data Universitas Nusa Mandiri (UNM), yakni Abira Wisnunggal, Inggit Plowrensita, dan Nisrina Khansa Permatasari, menjalani magang di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Melalui Internship Experience Program (IEP) 3+1, mereka terlibat dalam pengembangan Research Intelligence untuk mendukung pengelolaan informasi ilmiah.

Sebagai Kampus Digital Bisnis, UNM terus memfasilitasi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu analitik data dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam proyek nyata. Di BRIN, para mahasiswa memanfaatkan teknologi Retrieval-Augmented Generation (RAG) guna menghubungkan model bahasa besar dengan data bibliometrik penelitian.

Baca Juga

Direktur Evaluasi Kebijakan Riset, Teknologi, dan Inovasi BRIN, Dr Yan Riyanto, menjelaskan pentingnya pemanfaatan AI dalam mengolah informasi riset nasional. “Pemanfaatan data dan kecerdasan buatan membuka peluang untuk mengolah informasi penelitian menjadi pengetahuan yang lebih mudah ditelusuri dan dimanfaatkan,” katanya.

Pengembangan Research Intelligence diharapkan dapat mendukung proses eksplorasi informasi ilmiah berdasarkan data dan publikasi yang relevan.

Sementara itu, Ketua Prodi Sains Data UNM, Tati Mardiana menyambut positif keterlibatan mahasiswanya dalam memecahkan tantangan pengolahan data di lembaga riset pemerintah. “Pengalaman magang di lingkungan riset memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan perkuliahan dalam menyelesaikan persoalan nyata,” ungkapnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (2/11/2026).

Ia menyampaikan keterlibatan dalam pengembangan teknologi berbasis AI ini membantu mahasiswa memperluas wawasan dan mengasah kemampuan teknis.

“Pengalaman para mahasiswa di BRIN mempertegas pentingnya sinergi antara pembelajaran akademis dan praktik profesional di industri maupun lembaga riset. Komitmen ini menjadi bagian dari upaya UNM dalam mencetak talenta data yang inovatif dan siap menjawab perkembangan teknologi masa depan,” jelasnya.

Berita Lainnya

Rekomendasi