Sabtu 31 Oct 2026 12:03 WIB

Survei IndocPolls: Teddy Berkinerja Terbaik, Nusron Terburuk

Kepuasan publik menyentuh angka 57,4 persen pada dua tahun pertama pemerintahan.

Rep: Bayu Adji Prihammanda/ Red: Erik Purnama Putra
Presiden Prabowo Subianto memberikan ucapan selamat kepada Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Inf Teddy Indra Wijaya.
Foto: Republika/Edwin Dwi Putranto
Presiden Prabowo Subianto memberikan ucapan selamat kepada Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Inf Teddy Indra Wijaya.

 

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Inf Teddy Indra Wijaya mendapat penilaian sebagai pejabat Kabinet Merah Putih dengan kinerja terbaik selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berdasarkan hasil survei Indonesia Center for Politics and Law Studies (IndocPolls). Teddy memperoleh penilaian 15,8 persen.

Baca Juga

Direktur Komunikasi IndocPolls Taufik Ch mengatakan, posisi Teddy yang dekat dengan Presiden Prabowo Subianto membuatnya berperan strategis dalam menjembatani koordinasi antarkementerian. Selain itu, Teddy juga dinilai mampu mengomunikasikan kebijakan pemerintah kepada publik.

"Meskipun ada pandangan miring hingga kritik terhadap cara Teddy menjalankan tugasnya, tapi secara umum publik menilai positif peran Teddy dalam pemerintahan Prabowo-Gibran," tandas Taufik," kata Taufik melalui keterangan pers di Jakarta, Jumat (30/10/2026).

Selain Teddy, Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman juga menjadi salah satu menteri terbaik di jajaran pemerintahan Prabowo. Amran mendapatkan penilaian 13,6 persen sebagai menteri terbaik. Penilaian itu tidak lepas dari peran Amran dalam meningkatkan produksi beras nasional. 

"Dalam setahun pemerintahan, Amran berhasil mewujudkan ambisi Prabowo agar Indonesia berhasil meraih swasembada pangan sesingkat-singkatnya," ucapnya.

Di bawah Teddy dan Amran, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof Abdul Mu'ti memperoleh penilaian 6,5 persen, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi 5,2 persen, serta Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin 3,8 persen.

Sementara itu, Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid hanya memperoleh 0,17 persen. Menurut Taufik, sorotan terhadap kasus korupsi yang menyeret sejumlah pejabat di lingkungan ATR/BPN turut memengaruhi penilaian publik. "Berkali-kali mangkir dari pemeriksaan KPK, Nusron disebut berada di luar negeri hingga muncul desakan untuk dipanggil paksa," kata Taufik.

Selain Nusron, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo juga mendapatkan penilaian 0,25 persen. Penilaian buruk tersebut dikaitkan dengan sejumlah kontroversi, mulai dari sikap terhadap anak buah hingga polemik perjalanan dinas ke Amerika Serikat yang mengikutsertakan keluarganya.

Menteri lainnya yang mendapat penilaian buruk, antara lain Menteri Desa Yandri Susanto dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, masing-masing 0,33 persen. Adapun Menteri Koperasi Ferry Julianto, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi masing-masing memperoleh 0,42 persen.

Survei IndocPolls dilakukan pada 15-20 Oktober 2026 terhadap 1.200 responden di 38 provinsi melalui wawancara tatap muka. Metode yang digunakan multistage random sampling dengan margin of error 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Berita Lainnya

Rekomendasi