Rabu 28 Oct 2026 19:12 WIB

Mental Amran Sidak Dua Lokasi Pengoplos Beras SPHP di Jaktim

Menurut Amran, cadangan beras pemerintah kini mencapai sekitar 4,5 juta ton.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan inspeksi mendadak (sidak).
Foto: Kementan
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan inspeksi mendadak (sidak).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melakukan inspeksi mendadak di dua lokasi dugaan praktik pengoplosan beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) menjadi beras premium di Jakarta Timur (Jaktim), Rabu (28/10/2026). Langkah sidak dilakukan guna menjaga tata niaga perberasan.

"Kita ini berjibaku tidak tidur siang malam, dicaci maki sampai teman-teman sakit untuk swasembada beras, mempertahankan pangan di saat kondisi dunia krisis pangan energi dan air, Indonesia alhamdulillah bisa bertahan, tetapi ada orang yang masih tidak punya perasaan, beras negara dioplos," kata Amran di Jakarta, Rabu.

Baca Juga

Di lokasi pertama di Toko atau Rumah Beras Kayumanis, Jalan Kayumanis X, Matraman, Jaktim, Amran menemukan dugaan penyalahgunaan beras bersubsidi yang dipasarkan kembali sebagai beras premium dengan harga lebih tinggi. Beras SPHP yang seharusnya dijual Rp 12.500 per kilogram (kg) diubah menjadi beras premium dan dipasarkan sekitar Rp 17 ribu per kg.

sumber : Antara
Berita Lainnya

Rekomendasi