REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA - - Universitas Nusa Mandiri (UNM) melalui tim Nusa Mandiri Excellent Center for Artificial Intelligence and Innovation (NEX.AI) berhasil tembus 10 besar di ajang Agentic AI Hackathon 2026 for University. Kompetisi tingkat nasional yang didukung oleh Amazon Web Services (AWS) dan SAP ini, berlangsung di Jakarta pada Oktober 2026. Pada ajang bergengsi ini, tim NEX.AI UNM unjuk gigi dan bersaing ketat pada kategori Intelligent Manufacturing.
Dalam kompetisi ini, tim NEX.AI UNM yang dipimpin oleh Dr. Ali Khumaidi menghadirkan inovasi bernama "MineOps Guardian AI". Solusi ini dirancang khusus untuk mendukung proses pemeliharaan alat berat pada industri pertambangan. Teknologi ini mampu memantau kondisi aset, mendiagnosis gangguan teknis, hingga merekomendasikan kesiapan suku cadang mesin.
MineOps Guardian AI bekerja dengan menggabungkan teknologi machine learning, explainable AI, dan agentic workflow. Melalui perpaduan teknologi tersebut, data kondisi mesin operasional diolah menjadi keputusan teknis yang lebih cepat dan terukur. Sistem ini bertindak layaknya asisten mandiri bagi teknisi dengan tetap mengutamakan prinsip pengawasan dari manusia.
Kepala NEX.AI UNM sekaligus ketua tim, Dr Ali Khumaidi, mengatakan bahwa pencapaian ini membuktikan bahwa inovasi akademik dapat langsung menjawab kebutuhan industri.
"Kami ingin membangun ekosistem yang tidak hanya menghasilkan penelitian, tetapi juga mendorong implementasi teknologi yang berdampak langsung bagi masyarakat dan dunia industri," kata Dr. Ali, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa inovasinya berfokus pada mekanisme pengambilan keputusan berbasis AI Agent.
"Agentic AI berpotensi besar menghubungkan berbagai sumber informasi untuk menghasilkan rekomendasi tindakan yang kontekstual. Dukungan teknologi dari AWS dan SAP di kompetisi ini, juga sangat membantu tim dalam mengembangkan solusi teknologi skala perusahaan," jelasnya.
Keberhasilan di ajang ini menjadi langkah strategis bagi Universitas Nusa Mandiri dalam memperkuat perannya di era transformasi digital.
Selain itu, ia berharap, ke depannya, UNM sebagai Kampus Digital Bisnis berkomitmen untuk terus mendorong kolaborasi antara akademisi, mahasiswa, dan industri.
"Langkah berkelanjutan ini diharapkan mampu melahirkan lebih banyak talenta digital dan inovasi AI yang berdaya saing di kancah global," tutupnya.




