Selasa 13 Oct 2026 17:47 WIB

Saudi Diserang Houthi, Piala Asia Terancam Pindah?

Australia mengamati lekat kondisi Saudi menjelang Piala Asia 2027.

Pemain timnas Australia Jackson Irvine melakukan selebrasi seusai mencetak gol ke gawang Indonesia pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia di Stadion Sepak Bola Sydney, Australia, Kamis, (20/3/2025).
Foto: EPA-EFE/DAN HIMBRECHTS
Pemain timnas Australia Jackson Irvine melakukan selebrasi seusai mencetak gol ke gawang Indonesia pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia di Stadion Sepak Bola Sydney, Australia, Kamis, (20/3/2025).

REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH – Induk organisasi sepak bola Australia, Football Australia, menyatakan pihaknya sedang “memantau ketat” situasi di Arab Saudi—tuan rumah Piala Asia 2027. Ini menyusul serangan yang dilakukan oleh kelompok Houthi.

“Keselamatan dan kesejahteraan para pemain, staf, dan pendukung kami tetap menjadi prioritas utama,” ujar juru bicara organisasi tersebut kepada kantor berita AFP.

“Tim keamanan kami yang berpengalaman terus memantau perkembangan secara aktif dan memberikan informasi terkini secara berkala.

“Penilaian risiko merupakan bagian dari perencanaan kami untuk setiap pemusatan latihan tim nasional, dan hal ini akan menjadi fokus utama dalam persiapan kami untuk bulan Januari,” tambah juru bicara tersebut.

Pertandingan Liga Champions Asia yang melibatkan klub Cristiano Ronaldo, Al-Nassr, sempat tertunda selama satu jam pada hari Senin setelah koalisi militer pimpinan Arab Saudi menyatakan telah mencegat rudal yang ditembakkan oleh kelompok Houthi ke arah Riyadh.

Turnamen Piala Asia dijadwalkan dimulai pada 7 Januari dan akan berlangsung di Riyadh, Jeddah, serta al-Khobar.

Berita Lainnya

Rekomendasi