REPUBLIKA.CO.ID JAKARTA --Indonesia mengambil sikap atas serangkaian konfliknl yang terjadi antara Houthi dan Saudi.
Dalam sikapnya, RI mengecam keras atas segala serangan terhadap kehidupan masyarakat dan infrastruktur sipil.
“Indonesia mengecam keras segala bentuk serangan terhadap warga dan objek sipil serta menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dari dampak konflik bersenjata,” menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui media sosial, dipantau di Jakarta, Selasa.
Indonesia prihatin atas sejumlah serangan yang menargetkan bandar udara yang telah menyebabkan jatuhnya korban jiwa, mengganggu operasional penerbangan sipil, dan berdampak besar pada keselamatan penerbangan.
Di saat yang sama, Indonesia prihatin atas meningkatnya korban jiwa dari kalangan sipil dan situasi kemanusiaan yang kian memburuk di Yaman akibat eskalasi konflik bersenjata.
Kemlu RI menyatakan Indonesia menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga para korban yang meninggal dan berharap agar warga yang terluka dapat segera pulih.
Merespons eskalasi tersebut, Indonesia kembali mendesak semua pihak terkait untuk menghentikan serangan dan aksi balasan dan menahan diri secara maksimal.
Indonesia menyerukan agar semua pihak kembali ke hukum internasional dan memastikan semua tindakan selaras dengan hukum tersebut, khususnya hukum humaniter internasional.




