Sabtu 10 Oct 2026 16:37 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Disebut Libatkan Lebih dari 9.000 Pekerja Lokal

Penyelenggaraan MotoGP Mandalika tidak hanya berorientasi pada kegiatan balap.

Rep: Frederikus Dominggus Bata/ Red: Muhammad Hafil
Pernyataan  Tim Pertamina sehubungan dengan penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (10/10/2026).
Foto: Frederikus Dominggus / Republika
Pernyataan Tim Pertamina sehubungan dengan penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (10/10/2026).

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — PT Pertamina (Persero) menyebut penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), melibatkan lebih dari 9.000 pekerja lokal. Keterlibatan tenaga kerja tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem sport tourism sekaligus memperluas manfaat ekonomi penyelenggaraan MotoGP bagi masyarakat sekitar.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron mengatakan, penyelenggaraan MotoGP Mandalika tidak hanya berorientasi pada kegiatan balap. Ajang ini juga mendorong aktivitas ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Baca Juga

“Nah, ini sebenarnya juga melibatkan banyak pekerja lokal. Jadi ini pekerja lokal yang terlibat dalam event ini luar biasa, mungkin lebih dari 9.000 orang terlibat,” kata Baron dalam konferensi pers Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Mandalika, NTB, Sabtu (10/10/2026).

Ia menjelaskan, keterlibatan masyarakat juga terlihat melalui aktivitas UMKM yang berkembang seiring penyelenggaraan ajang balap internasional tersebut. Pertamina terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mendorong pengembangan usaha masyarakat agar manfaat ekonomi MotoGP dapat menjangkau lebih banyak pelaku usaha lokal.

Menurut Pertamina, perkembangan sektor pariwisata di Mandalika turut membuka peluang bagi masyarakat melalui usaha akomodasi. Homestay mulai dilirik wisatawan, sedangkan pembangunan hotel di kawasan tersebut terus berkembang melalui pengembangan yang dilakukan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC).

Baron berharap berbagai aktivitas ekonomi tersebut dapat membentuk ekosistem sport tourism yang berkelanjutan. Dengan demikian, manfaat MotoGP tidak hanya dirasakan selama penyelenggaraan balapan, tetapi juga mendukung perkembangan usaha dan pariwisata di kawasan Mandalika.

“Jadi ini kita berharap menjadi satu ekosistem yang baik untuk sport tourism,” ujarnya.

Baron menambahkan, penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 turut melibatkan kolaborasi sejumlah BUMN dengan dukungan Danantara. Pertamina, InJourney, dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) berkolaborasi untuk mendukung penyelenggaraan ajang tersebut agar dapat dinikmati masyarakat Indonesia.

 

 

Berita Lainnya

Rekomendasi