REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI – Perkembangan teknologi digital membuka peluang bagi anak-anak untuk belajar melalui konten interaktif di luar ruang kelas. Pendekatan tersebut diperkenalkan kepada para santri Pondok Pesantren Al-Hidayah Nurul Ummah, Jatiasih, Bekasi, melalui kegiatan belajar berbasis permainan dan konten edukatif.
Kegiatan bertajuk SHOW Kids x Giggle Academy Goes to School itu digelar pada Rabu (7/10/2026). Kolaborasi SHOW Kids dan Giggle Academy tersebut mengajak para santri mengikuti berbagai aktivitas pembelajaran dengan pendekatan fun learning atau belajar yang menyenangkan.
Pendekatan ini memadukan permainan edukatif, interaksi langsung, dan materi yang dekat dengan keseharian anak. Melalui kegiatan tersebut, pesertdiperkenalkan pada cara belajar yang tidak hanya mengandalkan penyampaian materi secara formal.
Penggunaan konten digital dalam pendidikan anak juga menjadi perhatian kedua penyelenggara. Anak-anak yang semakin akrab dengan perangkat digital dinilai membutuhkan konten yang tidak hanya menghibur, tetapi juga dapat mengembangkan pengetahuan, kreativitas, dan rasa ingin tahu.
Chief Executive Officer (CEO) SHOW Akshay Melwani mengatakan, hiburan dan pendidikan dapat dikembangkan secara bersamaan. Menurut dia, materi pembelajaran yang menarik dapat membantu anak membangun kebiasaan belajar sejak dini.
“Kami percaya bahwa belajar seharusnya menjadi pengalaman yang menyenangkan. Anak-anak berhak mendapatkan konten yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menumbuhkan rasa ingin tahu dan karakter positif. Melalui kolaborasi dengan Giggle Academy, kami ingin menghadirkan program edukatif yang dekat dengan keseharian mereka, termasuk para santri, sehingga semangat belajar dapat terus tumbuh,” ujar Akshay Melwani dalan siaran pers, Sabtu (10/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, para santri mengikuti sesi ice breaking, permainan edukatif, serta tanya jawab. Penyelenggara juga memperkenalkan program dan konten pembelajaran yang dikembangkan SHOW Kids dan Giggle Academy.
Berbagai aktivitas itu memberi kesempatan kepada peserta untuk berinteraksi, mengajukan pertanyaan, dan belajar melalui permainan. Kegiatan juga dilengkapi pembagian hadiah serta sesi foto bersama.
Bagi lingkungan pesantren, metode pembelajaran interaktif dapat menjadi pelengkap kegiatan pendidikan yang telah berjalan. Pendekatan tersebut memberi ruang bagi santri untuk mengembangkan kreativitas dan keberanian berekspresi di samping pembelajaran formal.
SHOW Kids dan Giggle Academy menyelenggarakan kegiatan ini melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Kedua pihak berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan di lebih banyak daerah agar anak-anak memperoleh kesempatan mengikuti pembelajaran interaktif di luar kelas.




