Selasa 06 Oct 2026 15:28 WIB

Pramono Minta Kembang Api Dibatasi di Malam Hari

Sebab, hal ini bisa mengganggu waktu istirahat warga sekitar.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat memberikan keterangan di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026).
Foto: Republika/Bayu Adji P
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat memberikan keterangan di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meminta jajaran wali kota untuk membatasi penggunaan petasan atau kembang api, terutama saat malam hari di wilayah permukiman ibu kota.

Hal itu ia sampaikan menanggapi kericuhan yang sempat terjadi akibat penggunaan petasan dalam acara Maulid Nabi di kawasan Jakarta Selatan hingga dini hari.

Baca Juga

"Kebetulan saya mengikuti begitu peristiwa terjadi. Itu kan hampir jam 00.30 malam. Kurang lebih jam 02.00 saya membaca itu, kemudian saya meminta kepada jajaran Pemerintah DKI Jakarta untuk berperan," kata Pramono saat dijumpai di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Senin (5/10/2026).

Menurut Pramono, tidak elok jika menyalakan kembang api atau petasan pada malam hari. Sebab, hal ini bisa mengganggu waktu istirahat warga sekitar.

Untuk itu, ia meminta kepada jajaran wali kota agar ke depannya memastikan warga membatasi waktu penggunaan kembang api dan petasan.

 

sumber : Antara
Berita Lainnya

Rekomendasi