REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Asisten Deputi Pemasaran Usaha Masyarakat Kemenko Pemberdayaan Masyarakat (PM) Abdul Muslim menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Indonesia Best Social Development Award 2026. Menurut dia, tema yang diangkat sejalan dengan arah kebijakan pemberdayaan masyarakat yang mendorong terciptanya pertumbuhan ekonomi secara inklusif.
Abdul mengatakan, di tengah upaya mendorong pertumbuhan ekonomi, tantangan ketenagakerjaan dan tekanan terhadap masyarakat kelas menengah masih menjadi perhatian. Karena itu, sambung dia, dibutuhkan model pembangunan yang melibatkan berbagai pihak, termasuk dunia usaha, untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Jadi, kalau boleh saya sederhanakan, semangatnya adalah untung bareng, maju bareng, perusahaan berkembang, masyarakat di sekitarnya juga ikut berkembang. Dan yang lebih penting adalah hubungan seperti ini perlu dibangun dalam jangka panjang sehingga ketika program selesai hubungan ekonominya tetap berjalan dan manfaatnya harus berkembang," kata Abdul dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu (3/10/2026).




